Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 30 NOVEMBER 2022 • 21:22 WIB

Kejam! Seorang Ayah di Romawi Kuno Boleh Jual Anak Jadi Budak untuk Bayar Utang

Kejam! Seorang Ayah di Romawi Kuno Boleh Jual Anak Jadi Budak untuk Bayar UtangIlustrasi ayah jual anak di Romawi. (Twitter/Ancient Origins)

Kehidupan Romawi bukan hanya kejam melainkan tak mengenal yang namanya kasih sayang. Bagaimana tidak, jika seorang ayah tega menjual anak mereka untuk menjadi budak. 

Hal ini dilakukan para ayah agar mereka mampu membayar utang dan pajak yang diberlakukan oleh pemerintah. 

Baca Juga: Arkeolog Ungkap Komputer Pertama di Dunia Ditemukan pada 178 SM, Ini Buktinya

Dikutip dari Ancient Origins, penjualanan anak yang dilakukan oleh para ayah ini bukan bersifat selamanya, melainkan sementara. 

Nantinya, ayah dan calon pembeli akan mencapai kesepakatan mengenai harga dan durasi perbudakan putranya. 

Ketika waktu perjanjian selesai, pembeli diharapkan membawa anak yang dijual kembali dalam kondisi semula seperti saat mereka menerimanya.

Namun dalam aturannya, seorang ayah hanya boleh menjual anaknya sebanyak dua kali saja untuk menjadi seorang buruh. 

Jika ayah menjual putranya untuk ketiga kalinya, mereka akan dianggap sebagai ayah yang tidak layak. 

Hal ini dianggap sebagai keserakahan seorang ayah yang hanya memanfaatkan anak laki-laki mereka untuk meraih kekayaan, bukan untuk melunasi utang dan membayar pajak.

Baca Juga: Warga Afghanistan Jual Anak dan Ginjal demi Dapat Makanan

Setiap anak laki-laki yang dijual oleh ayahnya sebanyak tiga kali, akan dibebaskan secara hukum dari orang tuanya yang serakah. 

Tetapi hal ini hanya berlaku setelah para anak laki-laki menyelesaikan tugas ketiganya sebagai budak. 

Artikel Menarik Lainnya: 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kejam! Seorang Ayah di Romawi Kuno Boleh Jual Anak Jadi Budak untuk Bayar Utang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!