Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 24 FEBRUARI 2021 • 17:01 WIB

Arkeolog Berhasil Temukan Lukisan Cadas Tertua, Berusia 17.300 Tahun

Arkeolog Berhasil Temukan Lukisan Cadas Tertua, Berusia 17.300 TahunTampilan lukisan cadas tertua yang ditemukan para arkeolog. (photo/Dok. CNET)

Para arkeolog dari University of Melbourne bersama dengan komunitas Aborigin dilaporkan berhasil menemukan lukisan cadas tertua di Australia dengan usia mencapai 17.300 tahun. Lukisan cadas tersebut berada di gua dekat Sungai Drysdale, Kimberley, Australia Barat yang diidentifikasi berbentuk kanguru yang dibuat Aborigin Kuno. 

Lukisan cadas sepanjang 2 meter itu berada di langit-langit bebatuan di wilayah Kimberley dengan gaya naturalistik awal. Gaya naturalistik di Australia selalu identik dan menampilkan gambar hewan yang sesuai dengan ukuran aslinya. Selain itu, lukisan yang tumpang tindih juga menjadi ciri gaya naturalistik Australia di masa lalu. 

Pada laporan yang diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behaviour, para peneliti mengidentifikasi radiokarbon pada 27 sarang tawon lumpur kuno yang tertutupi maupun di sekitar cadas. Damien Finch selaku penulis utama peneliti dari The School of Earth Sciences, The University of Melbourne, mengungkapkan bahwa sangat jarang ditemukan sarang tawon lumpur yang tumpang tindih dengan suatu lukisan cadas. 

Sampel radiokarbon itu diambil dari 2 jenis untuk menentukan usia minimum & maksimum karya seni itu. Melihat hal itu, Damien Finch memberikan komentarnya. 

"Tantangan utama, secara global, dalam menentukan penanggalan lukisan kuno yakni mereka sangat jarang menggunakan pigmen yang dapat diberi penanggalan dengan salah satu teknik penanggalan kuantitatif kali ini," ungkapnya melansir AFP.

"Jadi lingkungannya lebih dingin dan lebih kering daripada hari ini,"  lanjutnya. 

Mengingat bangsa Aborigin adalah penduduk asli Australia, temuan ini menjadi sangat penting bagi mereka, dan sejarah Australia. Maka sangat penting, menurut para peneliti, untuk menyertakan penduduk asli Aborigin pada studi ini, maupun pada masa depan. Di sisi lain, Dr. Ouzman selaku Kepala Proyek dari studi ini memberikan komentarnya.

"Gambar kanguru ikonik ini secara visual mirip dengan lukisan batu dari pulau-pulau di Asia Tenggara yang berasal dari lebih dari 40.000 tahun yang lalu, [yang] menunjukkan hubungan budaya— dan menunjukkan seni cadas yang lebih tua di Australia," ungkap Dr. Ouzman.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Arkeolog Berhasil Temukan Lukisan Cadas Tertua, Berusia 17.300 Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!