ilustrasi burung gagak (unsplash/Alex)
Belum lama ini, netizen dibuat heboh dengan rekaman ribuan burung gagak yang menyerbu Kota Wuhan, Tiongkok. Banyak netizen mengaitkan kedatangan burung berwarna hitam itu untuk mencari "mayat".
Crows mass invade areas of Wuhan, China.@dezabedrosky #news #instadaily #coronarvirus #birds #cuervo #climatechange #comment #comment4comment #February #sky #clouds #moments #climate #travel pic.twitter.com/5ZPyi8hknH
— Corelion, LLC (@corelionnews) February 1, 2020
Dalam budaya Tiongkok sendiri, burung gagak adalah hewan yang melambangkan nasib buruk atau kematian. Sedangkan di Eropa, burung gagak dipercaya sebagai burung peliharaaan penyihir.
Di Indonesia sendiri, banyak orang menganggap bahwa gagak hutan sebagai pertanda munculnya kesulitan.
Namun, bagi suku kuno Celtic, gagak dianggap sebagai hewan suci karena memakan bangkai pahlawan yang mati dalam pertempuran.
Selain populer di negara Barat sebagai pertanda kematian, ada banyak mitos yang berkaitan dengan burung gagak dan masih dipercayai orang-orang. Mau tau apa saja? Berikut ini informasinya.
Masyarakat Inggris percaya bahwa burung gagak adalah peliharaan para penyihir. Bahkan, penyihir di zaman Inggris Kuno disebut memiliki kemampuan mengubah dirinya menjadi seekor burung gagak hitam.
Di Indonesia, suara burung dengan aura menyeramkan ini dianggap sebagai pertanda adanya kematian.
Konon katanya, jika suara burung gagak terdengar di tempat yang tak biasa disinggahi, maka kemungkinan ada orang di sekitar tempat itu yang akan meninggal.
Orang suku Celtic percaya bahwa burung gagak adalah perwujudan dari Dewi Morrigan (Dewi Kematian). Morrigan digambarkan sebagai ratu dari segala hantu dan setan.
Konon katanya, Morrigan adalah dewi yang diutus sebagai perantara antara dunia manusia dengan dunia roh.
Masyarakat di Amerika percaya bahwa, burung gagak adalah firasat tentang adanya suatu masalah besar yang akan terjadi.
Suku Indian Cherokee di Amerika percaya jika kedatangan burung gagak adalah pertanda akan datangnya bencana besar.
Terlepas dari pandangan negatif dan mistis terhadap burung gagak, ada sejumlah fakta menarik tentang hewan satu ini. Berikut informasinya.
Siapa sangka, meski dianggap sebagai hewan menakutkan, gagak adalah burung yang setia pada pasangannya. Gagak jantan hanya akan mengawini gagak betina hingga keduanya terpisahkan oleh kematian.
Gagak adalah burung yang memiliki daya ingat tinggi. Saat ia disakiti oleh manusia, maka gagak akan merekam wajah manusia itu.
Hingga saat ia bertemu lagi dengan manusia tersebut, maka gagak akan menjauhinya.
Ketika ada seekor burung gagak yang terluka, maka kawanan burung gagak lainnya akan langsung datang menolong. Mereka adalah hewan yang loyal dan siap membantu temannya.
Berdasarkan sebuah penelitian, sebelum pulang ke sarangnya, para burung gagak akan berkumpul di suatu tempat. Di tempat itu, mereka akan saling berbagi informasi tentang kegiatan yang dilakukan selama seharian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: