Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 14 FEBRUARI 2020 • 17:05 WIB

Dianggap Pertanda Kematian, Ini Mitos dan Fakta Tentang Burung Gagak

Dianggap Pertanda Kematian, Ini Mitos dan Fakta Tentang Burung Gagakilustrasi burung gagak (unsplash/Alex)

Belum lama ini, netizen dibuat heboh dengan rekaman ribuan burung gagak yang menyerbu Kota Wuhan, Tiongkok. Banyak netizen mengaitkan kedatangan burung berwarna hitam itu untuk mencari "mayat".

Dalam budaya Tiongkok sendiri, burung gagak adalah hewan yang melambangkan nasib buruk atau kematian. Sedangkan di Eropa, burung gagak dipercaya sebagai burung peliharaaan penyihir.

Di Indonesia sendiri, banyak orang menganggap bahwa gagak hutan sebagai pertanda munculnya kesulitan.

Namun, bagi suku kuno Celtic, gagak dianggap sebagai hewan suci karena memakan bangkai pahlawan yang mati dalam pertempuran.

Selain populer di negara Barat sebagai pertanda kematian, ada banyak mitos yang berkaitan dengan burung gagak dan masih dipercayai orang-orang. Mau tau apa saja? Berikut ini informasinya.

1. Jelmaan penyihir jahat

ilustrasi burung gagak (unsplash/Tristan Ramberg)

Masyarakat Inggris percaya bahwa burung gagak adalah peliharaan para penyihir. Bahkan, penyihir di zaman Inggris Kuno disebut memiliki kemampuan mengubah dirinya menjadi seekor burung gagak hitam.

2. Suara burung gagak pertanda kematian

ilustrasi burung gagak (unsplash/Nixon Flores)

Di Indonesia, suara burung dengan aura menyeramkan ini dianggap sebagai pertanda adanya kematian.

Konon katanya, jika suara burung gagak terdengar di tempat yang tak biasa disinggahi, maka kemungkinan ada orang di sekitar tempat itu yang akan meninggal.

3. Wujud dari Dewi Kematian

ilustrasi burung gagak (unsplash/Bruno Aguirre)

Orang suku Celtic percaya bahwa burung gagak adalah perwujudan dari Dewi Morrigan (Dewi Kematian). Morrigan digambarkan sebagai ratu dari segala hantu dan setan.

Konon katanya, Morrigan adalah dewi yang diutus sebagai perantara antara dunia manusia dengan dunia roh.

4. Kedatangan burung gagak sebagai pembawa masalah besar

ilustrasi burung gagak (pexels/mali maeder)

Masyarakat di Amerika percaya bahwa, burung gagak adalah firasat tentang adanya suatu masalah besar yang akan terjadi.

Suku Indian Cherokee di Amerika percaya jika kedatangan burung gagak adalah pertanda akan datangnya bencana besar.

Terlepas dari pandangan negatif dan mistis terhadap burung gagak, ada sejumlah fakta menarik tentang hewan satu ini. Berikut informasinya.

1. Hewan setia

ilustrasi burung gagak (pixabay/MabelAmbe)

Siapa sangka, meski dianggap sebagai hewan menakutkan, gagak adalah burung yang setia pada pasangannya. Gagak jantan hanya akan mengawini gagak betina hingga keduanya terpisahkan oleh kematian.

2. Memiliki daya ingat tinggi

ilustrasi burung gagak (pixabay/MabelAmbe)

Gagak adalah burung yang memiliki daya ingat tinggi. Saat ia disakiti oleh manusia, maka gagak akan merekam wajah manusia itu.

Hingga saat ia bertemu lagi dengan manusia tersebut, maka gagak akan menjauhinya.

3. Hewan dengan solidaritas yang tinggi

ilustrasi burung gagak (pixabay/Alexas_Fotos)

Ketika ada seekor burung gagak yang terluka, maka kawanan burung gagak lainnya akan langsung datang menolong. Mereka adalah hewan yang loyal dan siap membantu temannya.

4. Saling berbagi informasi

ilustrasi burung gagak berbagi informasi (pixabay/MabelAmbe)

Berdasarkan sebuah penelitian, sebelum pulang ke sarangnya, para burung gagak akan berkumpul di suatu tempat. Di tempat itu, mereka akan saling berbagi informasi tentang kegiatan yang dilakukan selama seharian.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

Dianggap Pertanda Kematian, Ini Mitos dan Fakta Tentang Burung Gagak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!