Martin Luther King Jr, terlahir dikenal sebagai aktivis sosial yang memimpin pergerakan hak-hak sipil di AS (Civil rights movement) pada pertengahan 1950 hingga tewas terbunuh pada 4 April 1968.
Ia merupakan salah satu tokoh terpenting dalam gerakan hak-hak sipil, ia merupakan seorang pendeta Baptis yang disenangi banyak orang.
Meski King dikagumi oleh banyak orang, ia dipandang sebagai ancaman terhadap keamanan Amerika oleh petugas polisi.
Sebelum tewas, Martin Luther King Jr bahkan pernah dipenjara sebanyak 29 kali dan diserang empat kali karena mencoba membela hak-hak orang berkulit gelap di Amerika.
Martin Luther King Jr pernah menerima Hadiah Nobel Perdamaian karena memberantas ketidaksetaraan ras.
Ketika muda, King merupakan murid yang begitu cerdas dan berbakat semasa sekolahnya. Ia bahkan memasuki bangku kuliah ketika umur 15 tahun, King ditahbiskan jadi pendeta sebelum akhirnya lulus dengan gelar sosiologi.
Pada tahun 1955, King Jr merampungkan studinya dan peraih gelar doktoralnya di usia yang masih sangat muda, yakni 25 tahun.
Selama masa hidupnya, ia menerima gelar kehormatan 20 dari perguruan tinggi dan universitas di seluruh AS dan di seluruh dunia.
Untuk mengenang jasanya, kini telah dibangun Monumen Nasional Martin Luther King Jr yang terletak di antara Lincoln dan Jefferson Memorials. Bahkan ada lebih dari 700 jalan di Amerika Serikat yang diberi nama Martin Luther King Jr, yang hampir mencapai satu jalan di setiap kota di Amerika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: