INDOZONE.ID - Pernah nggak kamu kepikiran, siapa sih yang pertama kali “ngarang” zodiak Aries, Leo, atau Scorpio?
Yang sering muncul di FYP TikTok atau jadi bahan candaan “cocok nggak sama dia berdasarkan zodiak?”
Ternyata, astrologi bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba atau dibuat satu orang saja.
Di balik ramalan bintang yang sekarang viral itu, ada sejarah panjang ribuan tahun yang melibatkan peradaban besar dunia.
Dan yang mengejutkan: ini bukan sekadar mitos modern, tapi warisan ilmu kuno yang terus berkembang sampai hari ini.
Baca juga: 9 Arti Mimpi Ketemu Mantan Pacar padahal Sudah Menikah: Dari Pertanda Baik hingga Belum Bisa Move On
Sebelum ada aplikasi horoskop, sebelum zodiak jadi konten viral, manusia kuno sudah lebih dulu terpaku pada langit malam.
Bangsa Babilonia adalah salah satu yang pertama mencatat pergerakan bintang dan planet secara sistematis.
Mereka percaya bahwa posisi benda langit punya hubungan dengan kejadian di bumi — mulai dari panen, bencana, sampai nasib kerajaan.
Dari sinilah “benih awal” astrologi mulai tumbuh. Tapi bentuknya masih sangat sederhana dibanding yang kita kenal sekarang.
Baca juga: Misteri di Balik Mimpi Rumah Kemasukan Maling tapi Ketahuan yang Bikin Penasaran, Ini Maknanya!
Lompat ke era sekitar 400 SM hingga awal Masehi, giliran para filsuf Yunani yang ikut “mengutak-atik” ilmu ini.
Berbeda dari Babilonia yang lebih observasional, orang Yunani mencoba memberi struktur logis. Mereka mulai menghubungkan posisi planet, karakter manusia, bahkan takdir seseorang.
Dari sinilah konsep horoskop personal lahir — yang sekarang sering kita lihat di aplikasi zodiak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Centreofexcellence.com