Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 09:55 WIB

Menguak Sesar Cisadane, Patahan Tektonik yang Membelah Dua Gunung

Menguak Sesar Cisadane, Patahan Tektonik yang Membelah Dua GunungSungai Cisadane. (Instagram/@badan.geologi)

INDOZONE.ID - Kolaborasi riset yang melibatkan Badan Geologi ESDM, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan PT Oseanland berhasil mengidentifikasi struktur Sesar Cisadane.

Jejak patahan aktif tersebut ditemukan membentang di kawasan Gunung Nyungcung, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Temuan ini menjadi perbincangan publik lantaran lokasinya yang sangat dekat dengan ibu kota, yakni hanya berjarak 20 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan dari Jakarta. 

Baca juga: Mengenal Istilah Gempa Megathrust: Asal Mula Terjadi hinga Seberapa Besar Kekuatannya

Sesar Cisadane kini menambah daftar patahan aktif yang mengepung wilayah metropolitan tersebut.

"Karena posisinya mengikuti aliran Sungai Cisadane, maka patahan ini kemudian diberi nama Sesar Cisadane, dengan mengacu pada peta geologi Lembar Jakarta dan Kepulauan Seribu sebagai dasar penelusuran awal keberadaannya," kata narator dalam video resmi Badan Geologi yang dikutip Kamis (12/2/2026).

Sesar Cisadane: Struktur yang Membelah Dua Gunung

Gunung Nyungcung yang berketinggian 240 mdpl ternyata menyimpan rahasia besar tentang gempa masa lalu. Sukahar Eka dan tim peneliti dari Badan Geologi menemukan bahwa gunung ini merupakan kunci untuk memahami Sesar Cisadane. 

Fenomena yang paling mencolok adalah terpisahnya Gunung Nyungcung dari Gunung Panjang. Menurut para ahli, kedua gunung ini dulunya menyatu, namun terbelah menjadi dua bagian akibat "tarikan" lempeng tektonik yang terjadi ribuan tahun silam.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Gempa Bumi Menurut Primbon Jawa yang Perlu Kamu Tahu

"Artinya di masa lalu kedua gunung ini saling terhubung hingga suatu masa keduanya terpisahkan oleh Sungai Cisadane. Terpisahnya kedua gunung ini menunjukkan adanya faktor tektonik, yaitu Sesar Cisadane, sesar ini diperkirakan memanjang dari Bogor hingga pesisir Tangerang dan diduga berpotensi aktif. Seperti terekam di penampang seismik," jelasnya.

Kehadiran sumber air panas di celah rekahan Gunung Panjang menjadi bukti otentik bahwa struktur patahan tersebut masih aktif. 

Temuan ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk segera mengintegrasikan jalur Sesar Cisadane ke dalam rencana tata ruang dan mitigasi bencana, terutama karena jalurnya diprediksi membentang hingga ke pesisir Tangerang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @badan.geologi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menguak Sesar Cisadane, Patahan Tektonik yang Membelah Dua Gunung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!