Ilustrasi Doomsday Clock atau Jam Kiamat (Freepik)
INDOZONE.ID - Doomsday Clock, atau Jam Kiamat, adalah simbol yang diciptakan oleh Bulletin of the Atomic Scientists pada tahun 1947.
Jam ini memberikan gambaran tentang seberapa dekat dunia dengan potensi bencana global.
Simbol ini, yang secara visual menunjukkan pukul berapa “jam” kehancuran, awalnya dikaitkan dengan ancaman perang nuklir.
Namun, seiring waktu, pertimbangan perubahan iklim dan ancaman lainnya turut dimasukkan ke dalam pertimbangan.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Melihat Ular Tapi Tidak Digigit Menurut Primbon Jawa
Jam Kiamat pertama kali dibuat pada tahun 1947 oleh Bulletin of the Atomic Scientists. Organisasi tersebut didirikan oleh ilmuwan-ilmuwan terkemuka, termasuk Albert Einstein, J. Robert Oppenheimer, dan Eugene Rabinowitch.
Jam ini dirancang untuk menjadi pengingat yang jelas dan ringkas tentang ancaman yang dihadapi umat manusia dari senjata nuklir.
Jam ini juga dimaksudkan untuk mendorong tindakan untuk mengurangi risiko bencana global.
Jam Kiamat digambarkan sebagai jam analog dengan jarum menit yang menunjukkan waktu yang tersisa sebelum tengah malam, yang mewakili kehancuran dunia.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Teman Meninggal Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa Ya?
Jarum menit biasanya berada di antara 11 dan 12, tetapi telah bergerak lebih dekat dan lebih jauh dari tengah malam selama bertahun-tahun.
Pada awalnya, jarum menit Jam Kiamat berada pada tujuh menit sebelum tengah malam.
Ini mencerminkan kekhawatiran yang meningkat tentang potensi penggunaan senjata nuklir selama Perang Dingin.
Sejak saat itu, jarum menit telah bergerak lebih dekat dan lebih jauh dari tengah malam, tergantung pada perkembangan politik dan keamanan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters