5 Arti Mimpi Handphone Rusak Menurut Primbon Jawa (Freepik)
INDOZONE.ID - Mimpi melihat handphone rusak atau retak, sering bikin kita merasa was-was dan takut. Walaupun hanya terjadi dalam tidur, ternyata ada arti tersendiri di balik mimpi itu.
Dalam primbon Jawa, setiap mimpi dipercaya punya makna tertentu. Handphone yang rusak atau retak biasanya dikaitkan dengan simbol komunikasi, hubungan, dan kondisi emosional seseorang.
Nah, kalau kamu pernah mengalami mimpi ini. Yuk, cari tahu arti mimpi handphone rusak menurut primbon Jawa berikut ini.
Ilustrasi Mimpi Handphone Rusak (Freepik/ olga_kuzmina)
Kalau kamu mimpi HP rusak, ini bisa jadi tanda ada gangguan dalam komunikasi. Bisa aja kamu lagi salah paham sama teman, pasangan, atau keluarga.
Mimpi ini seakan ngingetin supaya kamu lebih hati-hati ngomong, dan jangan buru-buru ambil kesimpulan. Kadang, masalah kecil bisa jadi besar kalau nggak segera dijelasin.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Mencuci Baju Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa Ya?
HP itu simbol penghubung dengan orang terdekat. Jadi kalau rusak dalam mimpi, bisa artinya kamu lagi kehilangan koneksi dengan seseorang yang penting.
Mungkin karena sibuk, jarak, atau ada masalah yang bikin hubungan kurang akrab. Mimpi ini bisa jadi kode buat kamu supaya coba lebih peduli, dan meluangkan waktu buat orang-orang tersayang.
Ilustrasi Mimpi Handphone Rusak (Freepik/ naronta)
Nggak selalu soal hubungan, mimpi HP rusak juga bisa dianggap peringatan. Artinya ada hal penting dalam hidupmu yang lagi terabaikan.
Primbon Jawa percaya, mimpi ini datang biar kamu lebih hati-hati. Coba cek lagi, jangan sampai ada hal kecil yang bikin masalah besar di kemudian hari.
Baca juga: 5 Arti Mimpi tentang Ayam menurut Primbon Jawa yang Wajib Kamu Tahu
HP rusak dalam mimpi juga sering dianggap simbol kekecewaan. Bisa jadi ada sesuatu yang nggak sesuai harapan, terus bikin kamu kesal atau sedih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primbon Jawa