Chattra di Candi Borobudur. (Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI )
INDOZONE.ID - Mimpi melihat candi memang bikin penasaran. Kamu melihat banyak candi kuno yang indah dan megah, dengan arsitektur menawan serta aura mistis yang terasa nyata.
Dalam budaya Jawa, candi dianggap sakral dan sarat makna spiritual. Tidak heran jika mimpi tentang candi selalu ditafsirkan sebagai sesuatu yang penting.
Kunto bimo, Candi borobudur (Z Creator/Titi Romiyati)
Menurut Primbon Jawa, mimpi ini bisa membawa pesan baik, seperti ketenangan batin atau peluang baru, tapi kadang juga menjadi pertanda agar lebih berhati-hati.
Mimpi melihat candi menjadi simbol rezeki atau peluang baru. Dalam Primbon Jawa, bangunan sakral kadang dianggap membawa keberuntungan bagi yang melihatnya.
Rezeki bisa berupa uang, bantuan, peluang kerja, atau jalan baru yang membawa kemudahan dalam hidup. Mimpi ini jadi pengingat untuk tetap bersyukur dan siap menerima peluang.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Berada di Tempat Keramat Menurut Primbon Jawa, Pertanda Buruk?
Jika kamu mimpi melihat candi yang rusak atau tidak terawat, ini bisa jadi peringatan agar kamu tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.
Candi yang runtuh, melambangkan kegagalanmu sebelumnya. Mimpi ini mengajakmu untuk merenung dan belajar dari pengalaman agar kamu bisa melangkah lebih baik di masa depan.
Secara khusus, bagi mereka yang masih lajang, mimpi melihat candi sering diartikan sebagai pertanda akan segera bertemu jodoh. Candi melambangkan ikatan yang kuat dan abadi.
Mimpi ini bisa jadi sinyal positif, bahwa kamu akan menemukan seseorang yang memiliki kesamaan pandangan hidup dan bisa membangun hubungan kukuh bersamamu.
Baca juga: 6 Arti Mimpi Melihat Badai Menurut Primbon Jawa, Pertanda Buruk?
Melihat candi dalam mimpi bisa menandakan hidupmu akan menemukan ketenangan. Bangunan tua yang megah, melambangkan suasana hati yang damai dan tenang.
Mimpi ini jadi pengingat untuk menghargai momen damai, memberi waktu istirahat, dan menjaga pikiran tetap jernih agar hati lebih nyaman dan seimbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primbon Jawa