Rabu, 29 JANUARI 2025 • 14:18 WIB

Fakta Unik Profesi Ahli Feng Shui yang Sering Dikira 'Paranormal' Tata Ruang

Author

  Feng Shui. (ANTARA)

INDOZONE.ID - Mungkin kamu pernah dengan istilah ahli atau pakar feng shui. Mereka sering dimintai konsultasi tentang tata ruang atau tata lingkungan, sehingga kerap disangka paranormal yang bisa membawa keberuntungan.

Namun seperti apa sebenarnya feng shui tersebut?

Banyak orang yang ingin mendapatkan keberuntungan atau "cuan" akan berkonsultasi dengan ahli feng shui. Konsultasi ini bisa berlangsung singkat, mulai dari satu jam, hingga lama, seperti menentukan hari baik untuk melahirkan atau menata ruangan kantor. Sehingga wajar ada yang menganggap mereka seperti ahli dalam meramalkan sesuatu.

Menurut pakar feng shui Gunadi Widjaja yang dikutip dari Antara, profesi ini awalnya muncul dari keinginan untuk membantu orang lain pada zaman dahulu.

Baca Juga: 7 Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui: Mulai Tanda Dari Pintu hingga Cermin

Feng shui, yang awalnya disebut "kang yi" (melihat daratan), dipraktikkan oleh orang-orang yang dihormati di kampung. Mereka memahami tata letak rumah yang membawa energi positif bagi penghuninya.

Gunadi menegaskan bahwa ahli feng shui tidak harus memiliki kemampuan supranatural.

"Orang yang punya kemampuan supranatural belum tentu bisa feng shui," ujarnya.

Feng shui lebih berkaitan dengan ilmu tata ruang yang didasarkan pada penelitian dan pengamatan selama ribuan tahun.

Sejarah Panjang Feng Shui

Pakar feng shui Yulius Fang menjelaskan bahwa feng shui telah ada sejak sekitar 6.000 tahun lalu. Aplikasi feng shui tertua ditemukan dalam pengaturan situs makam yang diperkirakan berasal dari tahun 4.000 SM.

Baca Juga: Fakta Bunga Matahari untuk Imlek, Punya Feng Shui Bagus dan Jadi Lambang Keberuntungan

Pada zaman Tiongkok kuno, ahli feng shui melakukan survei manual dengan berjalan kaki selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk menemukan lokasi terbaik membangun kota, istana, atau makam.

Karena dianggap sangat penting, kaisar Tiongkok kuno bahkan memiliki departemen feng shui yang beranggotakan cendekiawan terbaik. Departemen ini mirip dengan departemen tata kota, teknik sipil, dan arsitektur modern.

Mereka menganalisis faktor lingkungan seperti struktur pegunungan, kontur tanah, aliran air, kualitas tanah, dan kondisi musim untuk menentukan lokasi yang ideal.

Perbedaan Feng Shui dan Astrologi

Meskipun feng shui mempelajari astronomi, ilmu ini berbeda dengan astrologi yang sering dikaitkan dengan 12 shio. Menurut Gunadi, feng shui fokus pada penataan rumah untuk mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesuksesan penghuninya.

Sementara itu, shio berkaitan dengan konstelasi planet, khususnya Jupiter, yang membutuhkan 12 tahun untuk mengelilingi matahari.

Ahli Feng Shui Bukan Paranormal

Ilustrasi Feng Shui Rumah. Meskipun memiliki sejarah panjang, feng shui tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah kesalahpahaman masyarakat yang mengaitkan feng shui dengan hal-hal gaib atau spiritual. Banyak orang menganggap feng shui sebagai akal-akalan orang yang mengaku pintar. Selain itu, klien seringkali mengharapkan hasil instan, seperti menjadi kaya dalam semalam.

Yulius menambahkan bahwa tantangan utama adalah anggapan keliru bahwa feng shui berhubungan dengan klenik atau agama tertentu.

Baca Juga: Menurut Feng Shui, Tata Letak Kasur di Pojok Konon Bikin Jomblo, Kok Bisa?

"Kami bukan paranormal. Feng shui adalah ilmu yang bisa dipelajari oleh siapa saja," tegasnya.

Kemajuan teknologi juga menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi, teknologi memudahkan penyebaran informasi, tetapi di sisi lain, informasi yang salah tentang feng shui juga semakin cepat tersebar. Banyak mitos dan misinformasi yang beredar, menyebabkan masyarakat menerapkan feng shui secara tidak tepat.

Adaptasi Feng Shui dengan Kemajuan Zaman

Ahli feng shui terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Misalnya, bentuk bangunan modern yang kreatif dan avant-garde menuntut penyesuaian dalam analisis feng shui. Dulu, dapur dan toilet terpisah dari bangunan utama, tetapi sekarang toilet bahkan bisa berada di dalam kamar tidur.

Kemajuan teknologi juga membawa manfaat. Kompas magnetik yang lebih akurat, pemetaan satelit, dan drone membantu analisis geografi dan topografi dengan lebih baik. Aplikasi feng shui dan astrologi juga menghemat waktu kerja para ahli.

Baca Juga: Menurut Feng Shui, Tata Letak Kasur di Pojok Konon Bikin Jomblo, Kok Bisa?

Feng Shui yang Ilmiah dan Relevan

Feng shui yang sejati bersifat ilmiah dan dapat dibuktikan keefektifannya. Kemampuannya bertahan ribuan tahun dan berkembang hingga ke dunia Barat dan Timur Tengah membuktikan relevansinya. Dengan bantuan teknologi, para ahli feng shui modern dapat meningkatkan akurasi analisis dan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan zaman dulu.

Dengan demikian, feng shui bukan sekadar tradisi kuno, tetapi juga ilmu yang terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU