INDOZONE.ID - Ajian Sirep sering kali terdengar misterius, bikin penasaran, dan jadi topik obrolan seru di tengah malam.
Ilmu ajian ini sudah dikenal sejak zaman dulu sebagai salah satu ajian yang bisa membuat orang-orang di sekitar terlelap seperti tertidur pulas, bahkan kadang sampai gak sadar sama sekali.
Nah, buat kamu yang penasaran soal ajian ini, yuk simak penjelasannya dilansir dari @Cerita narrator selengkapnya!
Di sini bakal bahas dari arti, fungsi, cara kerja, hingga cerita-cerita mistis seputar ajian sirep yang katanya bisa bikin satu rumah ‘mati rasa’ seolah-olah berada di alam mimpi.
Baca juga: Ajian Bandung Bondowoso: Ilmu Sakti Tingkat Dewa yang Konon Bisa Bikin Raja Jin Tunduk
Apa Itu Ajian Sirep?
Kalau kamu orang Sunda, mungkin gak asing dengan kata sirep yang berarti redam atau diam.
Tapi dalam konteks ilmu kebatinan atau perdukunan, sirep punya arti yang lebih dalam, yaitu mantra yang digunakan agar seseorang tertidur atau tak sadarkan diri.
Dalam KBBI juga disebutkan, sirep bisa diartikan sebagai pengaruh gaib untuk menidurkan orang.
Jadi, bukan tidur biasa, tapi ajian sirep ini adalah korban akan mengalami tidur yang disebabkan oleh pengaruh energi atau mantra tertentu.
Orang yang terkena ajian ini biasanya tidak akan bangun walaupun ada suara ribut, bahkan ketika pencuri sedang beraksi di dalam rumah mereka.
Fungsi dan Penyalahgunaan Ajian Sirep
Di dunia spiritual Jawa, ajian sirep awalnya digunakan untuk kepentingan baik, seperti menyusup ke wilayah musuh saat perang, atau meredakan kekacauan.
Tapi seiring waktu, ilmu ini sering disalahgunakan, terutama para maling alias pencuri.
Kenapa maling suka banget pakai ajian ini? Jawabannya simpel yaitu biar mereka bisa leluasa masuk rumah orang tanpa takut ketahuan.
Orang-orang di dalam rumah biasanya akan tidur lelap kayak habis minum jamu super ngantuk, dan baru sadar setelah pagi.
Sirip Tanah Kuburan: Versi Ekstrem dari Ajian Sirep
Salah satu varian ajian sirep yang dianggap paling mengerikan adalah Sirip Tanah Kuburan.
Namanya udah serem, efeknya lebih horor lagi. Cara kerjanya adalah dengan menaburkan tanah dari kuburan ke atap rumah atau halaman rumah target.
Begitu tanah itu tersebar, energi gaib dari tanah kuburan akan bekerja menidurkan seluruh penghuni rumah.
Bahkan ada yang bilang efeknya bisa bikin orang seolah-olah mati sementara, saking dalamnya pengaruh sirep ini.
Baca juga: Ajian Kulhu Sungsang: Ilmu Sakti untuk Menangkal Santet dan Gangguan Gaib!
Kisah Mistis Ajian Sirip di Rengel, Tuban
Pada awal tahun 1990-an, warga di daerah Rengel, Tuban sempat dibuat geger karena sering terjadi pencurian dengan modus ajian sirep tanah kuburan.
Pelaku biasanya melakukan matek aji atau mengaktifkan ilmu di sekitar rumah target, lalu menaburkan tanah kuburan.
Ada satu kisah menarik, di mana seorang penghuni rumah merasa curiga karena mendengar suara aneh dari atap.
Padahal malam itu gak hujan dan gak ada angin. Instingnya mengatakan ada yang gak beres. Akhirnya, dia berjaga sepanjang malam, dan benar aja, ternyata pelaku gagal karena ajian sirepnya gak bekerja maksimal.
Syarat Berat Menguasai Ajian Ini
Meskipun terlihat “praktis”, ajian sirep gak bisa dipelajari sembarangan. Ada syarat berat yang harus dijalani buat bisa benar-benar menguasainya.
Salah satunya adalah puasa mutih selama 21 atau 40 hari, yang dilanjutkan dengan pati geni atau puasa tanpa makan, minum, tidur, dan bicara selama 3 hingga 7 hari.
Itu pun belum tentu berhasil. Ajian ini membutuhkan koneksi spiritual yang tinggi, kedekatan dengan guru, dan niat yang lurus.
Kalau niatnya buat kejahatan, biasanya efeknya cuma bertahan sebentar dan mudah dipatahkan oleh orang yang sadar dan kuat secara spiritual.
Beda Ajian Sirep dan Ajian Halimun
Meski sama-sama ilmu penyusupan, ajian sirep beda dengan ajian halimun. Kalau sirep membuat target tertidur, ajian halimun bikin pemiliknya jadi tak terlihat sama sekali.
Keduanya punya kegunaan masing-masing dan sama-sama butuh tirakat super ketat buat bisa menguasainya.
Ajian Sirep di Zaman Sekarang
Kamu mungkin mikir, “Emang masih ada ya orang yang pake ajian begini?” Jawabannya itu masih.
Di beberapa daerah, terutama di pedesaan, ajian seperti ini masih dipercaya dan bahkan diturunkan dari generasi ke generasi.
Namun, penggunaannya sekarang lebih banyak ke arah mistik pelindung diri, bukan buat kejahatan.
Banyak praktisi spiritual yang mengembangkan ajian ini untuk menenangkan situasi konflik, membuat orang tertidur agar gak ngamuk, atau bahkan sebagai cara meditasi tingkat tinggi.
Baca juga: Ajian Dasendria: Ilmu Langka Prabu Angling Dharma yang Konon Gabungan 10 Indra Sakti
Ajian sirep memang terdengar mengerikan, apalagi kalau dipakai buat niat buruk. Tapi pada dasarnya, semua ilmu spiritual adalah netral, tergantung siapa yang menggunakannya dan untuk tujuan apa.
Kalau niatmu baik, efeknya bisa menolong. Tapi kalau niatmu jahat, ya siap-siap aja kena batunya.
Ilmu seperti ini adalah bagian dari khazanah budaya spiritual Nusantara yang unik dan menarik untuk dipelajari, bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipahami dan dihormati.
Jadi, yuk kenali lebih dalam budaya leluhur kita, bukan buat jadi dukun, tapi buat jadi generasi yang lebih bijak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube