Kamis, 27 FEBRUARI 2025 • 21:00 WIB

Kisah Teror Gaun Pengantin Berdarah yang Mencekam di Rumah Pengoleksi Benda Antik

Author

Ilustrasi Gaun Pengantin Berdarah.

INDOZONE.ID - Siapa sangka hobi mengoleksi barang antik bisa membawa kisah horor yang bikin bulu kuduk merinding? 

Inilah yang dialami Pak Rahmat, seorang tukang servis kompor bekas yang juga penggemar benda-benda kuno. 

Awalnya, semua berjalan normal, sampai ia menemukan sebuah koper tua berisi gaun pengantin yang misterius.

Kisah teror gaun pengantin berdarah ini dilansir dari YouTube @MISTERI MALAM, simak selengkapnya!

Baca Juga: Kisah Horor Danau Pengantin: Kutukan Cinta yang Berujung Tragis

Awal Mula Teror Gaun Pengantin dari Dalam Tanah

Pak Rahmat menemukan koper tua ini di pinggiran sungai, saat sedang menggali tanah di samping rumahnya. 

Tanpa curiga, ia membawa pulang koper misterius tersebut dan membukanya. 

Di dalamnya, ada sebuah gaun pengantin bergaya Belanda yang tampak masih utuh, namun penuh dengan noda merah yang tak bisa hilang, bahkan setelah dicuci berkali-kali.

Sejak saat itu, rumahnya tak lagi sama. Istrinya, Bu Sundari, sering terbangun tengah malam karena mendengar suara tangisan perempuan. 

Kejadian-kejadian aneh mulai menghantui keluarga mereka, hingga suatu malam, cucunya yang masih berusia 4 tahun, Lala, menangis histeris sambil menunjuk ke arah kamar Pak Rahmat, tempat gaun itu disimpan.

Baca Juga: Kisah Horor Sekte Perias Pengantin: Rahasia Kelam di Balik Cermin Misteri

Suara Tangisan dan Sosok Bayangan

Tak hanya Bu Sundari, keponakan Pak Rahmat, Dani, juga mengalami kejadian seram saat berkunjung ke rumah tersebut. 

Suatu malam, Dani yang sedang melihat koleksi benda antik Pak Rahmat, tertarik pada koper tua di sudut ruangan. 

Rasa penasarannya membawanya untuk membuka koper itu. Ia pun mengangkat gaun pengantin tersebut dan mengamatinya dengan seksama.

Namun, tiba-tiba…

Suara lirih terdengar di telinganya, "Kikan… anakku…"

Dani langsung merinding dan buru-buru mengembalikan gaun ke koper. Ia menoleh ke belakang, namun tak ada siapa pun. 

Dengan perasaan tak enak, ia kembali ke kamar dan berusaha tidur. Namun, malam itu ia terbangun karena mendengar suara langkah kaki menyeret sesuatu di lantai. 

Dani yang masih mengantuk mencoba mengabaikannya, sampai akhirnya ia melihat sosok perempuan bergaun putih berjalan perlahan menuju ruang tamu.

Baca Juga: Kisah Horor Pengantin Iblis: Antara Cinta, Keputusasaan, dan Perjanjian Gelap

Ilustrasi Gaun Pengantin Berdarah.

Malam Penuh Teror: Kesurupan Bu Sundari

Puncak kejadian menyeramkan terjadi saat Bu Sundari tiba-tiba kerasukan! 

Ia mengenakan gaun pengantin itu dan berteriak, "Anakku… anakku… kembalikan anakku!" 

Suaranya melengking, wajahnya penuh amarah, matanya memerah menatap Dani yang ketakutan.

Pak Rahmat yang melihat istrinya kerasukan langsung membaca doa dan memeluknya erat. 

Setelah beberapa saat, Bu Sundari akhirnya terjatuh dan tak sadarkan diri. 

Ketika ia tersadar, ia menangis dan berkata, "Aku melihat semuanya... Aku tahu siapa pemilik gaun ini!"

Baca Juga: Kisah Horor Anak Pencari Tumbal: Teror di Desa Wonomendar yang Berujung Haru Seorang Ibu

Rahasia Kelam di Balik Gaun Pengantin

Dalam kondisi setengah sadar, Bu Sundari menceritakan apa yang ia lihat selama kerasukan. 

Ia melihat seorang gadis bernama Alena, seorang wanita Belanda, yang mengenakan gaun tersebut sambil tersenyum di depan cermin. 

Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi tragedi. Seorang wanita lain, dengan wajah penuh dendam, meracuni Alena hingga tewas.

Bu Sundari juga melihat bagaimana jasad Alena dilempar ke sungai, sementara gaunnya disimpan dalam koper tua itu oleh wanita misterius

Nah yang lebih mengejutkan, wanita yang meracuni Alena ternyata memiliki hubungan dengan seorang pria Belanda yang kemudian memberinya cincin pertunangan.

Baca Juga: Kisah Horor Penunggu Danau di NTT: Adanya Uang Gaib dari Dunia Lain yang Misterius

Ilustrasi Gaun Pengantin Berdarah.

Keputusan Akhir: Merawat atau Membuang?

Setelah kejadian itu, Pak Rahmat dan Bu Sundari berdebat tentang nasib gaun tersebut. 

Bu Sundari ingin membuangnya, sementara Pak Rahmat percaya bahwa gaun pengantin misterius itu harus dirawat dengan baik sebagai bentuk penghormatan pada Alena.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk tetap menyimpan gaun itu, tapi dengan syarat tidak ada lagi yang boleh menyentuhnya. 

Gaun pengantin tersebut kini tersimpan rapi dalam koper tua, diletakkan di sudut rumah mereka.

Namun, apakah teror benar-benar berhenti? Atau justru kisah ini akan terus berlanjut? Tidak ada yang tahu…


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU