INDOZONE.ID - Gunung Butak yang berada di Kota Batu, Malang, dikenal sebagai destinasi favorit para pendaki.
Tapi siapa sangka, di balik keindahannya, ada kisah mistis yang dialami seorang pendaki bernama Ipung dan teman-temannya.
Dilansir dari YouTube @PLAUR TV, kisah horor ini terjadi pada Februari 2020, saat Ipung memutuskan untuk mendaki meski istrinya sudah memberi firasat buruk.
Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Arjuno: Pertemuan Pendaki dengan Mahapatih di Alas Lali Jiwo
Berangkat Maghrib, Langkah Awal yang Salah?
Perjalanan pendakian Gunung Butak dimulai sekitar pukul empat sore.
Sebelum naik ke pos perizinan, Ipung sempat berbelanja logistik di minimarket daerah Pesanggrahan.
Di sana, ia bertemu tiga pendaki lain, dua dari Sidoarjo dan satu dari Singosari yang akhirnya memutuskan untuk mendaki bersama.
Setelah mengurus izin di pos perizinan, mereka mulai pendakian tepat saat adzan Maghrib.
Tanpa menunggu adzan selesai, mereka langsung jalan. Di sinilah kesalahan pertama terjadi.
“Dari awal langkah aja udah beda, kayak jalannya berubah,” kata Ipung.
Tapi karena nggak ada yang berpikiran aneh, mereka tetap lanjut.
Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Raung: Misteri Kerajaan Macan Putih, Pasar Setan, dan Pondok Berhantu
Tersesat di Jalan yang Sama Berulang Kali
Sekitar pukul tujuh malam, keanehan mulai terasa.
Mereka merasa terus melewati jalan yang sama, meskipun sudah berjalan jauh.
“Kayaknya tadi kita udah lewatin jalan ini, tapi kok balik lagi?” gumam salah satu teman.
Merasa ada yang aneh, mereka berhenti sebentar buat minum dan merokok sebelum memutuskan lanjut.
Tapi kejadian janggal nggak berhenti sampai di situ.
Saat melewati jembatan bambu kecil, mereka semakin yakin kalau mereka berputar-putar di tempat yang sama.
Puncaknya, ketika mereka sadar sudah lewat di tempat istirahat mereka sebelumnya.
“Harusnya dari sini kita udah deket ke perkebunan atau observasi. Tapi kok malah balik ke sini lagi?” ucap salah satu dari mereka.
Merasa ada yang nggak beres, salah satu teman dari Sidoarjo mulai panik dan ngajak balik.
Tapi Ipung, yang udah lama pengen naik Gunung Butak, tetap ngotot buat lanjut.
Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Kawi: Misteri Hilangnya Pendaki Karena Sosok Perempuan Misterius
Kakek Misterius dan Sosok Hitam yang Menghadang
Sekitar pukul sembilan malam, mereka menemukan gubuk kosong dan memutuskan buat istirahat, masak mie, dan mencairkan suasana. Tapi suasana justru makin mencekam.
“Di belakang gubuk itu, aku lihat sosok hitam gede,” cerita Ipung. Tapi ia memilih diam dan nggak cerita ke teman-temannya.
Setelah sekitar satu jam istirahat, mereka lanjut lagi.
Saat tiba di sebuah taman dengan pohon besar, salah satu teman dari Samosir tiba-tiba melihat kakek misterius duduk sambil merokok di kursi batu.
Hal yang bikin merinding, hanya dia yang bisa melihatnya!
“Lihat tuh, ada orang tua, coba tanya jalan,” katanya. Tapi saat teman-teman yang lain menoleh, nggak ada siapa-siapa.
Mereka langsung sadar, ini bukan orang biasa.
Hal mistis ini menjadi bagian dari misteri Gunung Butak di jalur pendakian.
Oleh karena itu ereka buru-buru memutuskan buat balik.
Tapi waktu mau menuju jalan pulang, sosok hitam yang tadi Ipung lihat di gubuk, kini berdiri di tengah jalan!
Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Sindoro: Pendaki Diselamatkan Kakek Berjubah Putih Saat Tersesat
Jalan yang Hilang dan Plang yang Tiba-tiba Muncul
Dalam kondisi panik, mereka tetap berusaha tenang. Ipung, yang jadi leader, baca doa dalam hati sambil berjalan pelan melewati sosok hitam tersebut.
Setelah melewati kejadian itu, mereka tetap nggak bisa menemukan jalan turun.
Sampai akhirnya mereka memutuskan buat berhenti dan bermalam sampai pagi.
Saat bangun jam delapan pagi, mereka coba cari jalan turun, tapi tetap nggak ketemu.
Barulah sekitar jam sepuluh, seorang petani lewat dan mereka bertanya arah pulang.
“Loh, kok bisa nyasar sampai sini? Ini kan daerah Coban Rondo!" kata si petani sambil tertawa.
Setelah ngikutin arahan si bapak, mereka akhirnya menemukan jalan turun.
Anehnya, plang-plang penunjuk jalan yang malam sebelumnya hilang, tiba-tiba muncul kembali!
Sampai di pos perizinan, petugas sempat heran kenapa mereka balik begitu cepat.
“Kok semalem doang? Udah nyampe puncak?” tanya petugas.
Mereka cuma senyum dan memilih nggak cerita apa-apa.
Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Sumbing: Misteri Pertemuan Pendaki dengan Mbah Nira yang Hilang
Setelah kembali ke rumah Ipung, mereka ngobrol tentang pengalaman mistis masing-masing.
Ternyata, nggak cuma Ipung yang lihat sosok hitam di gubuk, salah satu teman dari Sidoarjo juga melihatnya.
Bahkan, saat melewati perkebunan pisang, ada yang melihat sosok pocong.
Dari pengalaman kisah mistis Gunung Butak ini, dapat ditarik beberapa pelajaran berharga:
1. Jangan mendaki saat Maghrib. Tunggu sampai Isya agar perjalanan lebih aman.
2. Dengerin firasat buruk. Kalau ada yang merasa nggak enak, lebih baik tunda pendakian.
3. Jangan egois. Keselamatan lebih penting daripada ambisi mencapai puncak.
4. Hormati tempat yang didaki. Jangan sembarangan dan selalu jaga etika saat berada di gunung.
Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Gede: Teror Sosok Bayangan Hitam Menyeramkan di Tengah Malam
“Tujuan utama mendaki bukan cuma menaklukkan puncak, tapi juga kembali dengan selamat,” tutup Ipung.
Jadi, buat kalian yang suka mendaki, yuk lebih bijak dan hati-hati.
Karena di gunung, kita nggak cuma berhadapan dengan alam, tapi juga dengan hal-hal misteri yang mungkin nggak bisa kita lihat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube