INDOZONE.ID - Aktris Michelle Ziudith menceritakan pengalaman menakutkan yang ia rasakan saat harus melakukan prosesi syuting film horor pertamanya berjudul Alas Roban bertepatan dengan malam satu suro.
Hal itu disampaikan Michelle Ziudith dalam Podcast bersama Fajar Aditya yang tayang di kanal YouTube @RJL5-FAJARADITYA.
Dalam perbincangan itu, Michelle mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam film horor menjadi tantangan bagi dirinya.
Baca juga: Misteri Alas Roban, Jalur Legendaris yang Penuh Sejarah dan Misteri di Jawa Tengah
Apalagi saat Michelle dan tim melakukan prosesi syuting yang bertepatan dengan malam satu suro, karena pada saat itu Michelle masih belum memahami tentang tradisi dan kepercayaan di malam satu suro.
Dia terkesan saat melihat gamelan dan ingin melihatnya lebih dekat. Saat ia bertanya mengapa gamelan tersebut sudah dimainkan tanpa diset terlebih dahulu, Michelle diberi tahu bahwa gamelan itu perlu "dibangunkan" dulu sebelum dimainkan.
"Ih ada gamelan, 'Aku mau lihat dong'. Terus kayak, Mas kok udah dimainin, gak mau di set aja?, 'Oh enggak Mba, ini kita bangunkan dulu', katanya gitu, sebelum nanti dimainkan," ujar Michelle Ziudith, dikutip pada Selasa (16/12/2025).
Mengetahui hal itu, Michelle terkejut, ternyata ia tengah menjalani proses syuting di malam satu Suro, dia tidak tahu bahwa malam itu memiliki makna khusus.
Dia mendengar banyak hal tidak biasa tentang malam satu Suro, membuatnya bingung dan penasaran.
"Soalnya ini malam satu suro Mba, katanya gitu. Jadi kita itu syuting dari malam sampai pagi. Terus malamnya ini itu malam satu suro. Makanya aku bingung kayak, 'Ada apa?', 'Kenapa?'. Karena banyak hal yang nggak biasa nih aku dengar soal malam satu suro,"
Lalu, Michelle bertanya kepada sutradara Hadrah Daeng Ratu untuk meluruskan terkait apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat malam satu suro itu datang.
"Oh nggak papa Michelle, itu kan tahun baru islam. Aman, kamu gak perlu takut," tutur Hadrah.
Lalu, Michelle menceritakan pengalaman syutingnya yang berlangsung semalam suntuk di bawah dua pohon beringin besar dengan akar yang menjulang, yang dipenuhi sesajen.
"Kita syuting dari malam sampai pagi, di bawah dua pohon beringin yang besar banget akarnya, penuh sajen," ujar Michelle.
Dia juga mengeluh karena harus syuting di lokasi dengan kemenyan dan dupa yang menyala, membuatnya batuk-batuk karena asap yang mengenai mukanya.
Baca juga: Misteri Alas Roban: Hutan Paling Angker di Jawa Tengah!
"Yah Michelle, tapi kemenyannya harus dinyalain, dupanya harus dinyalain," ujar Hadrah.
"Yaampun kok aku batuk-batuk terus, asapnya ke muka aku terus," tutur Michelle.
Namun, hal itu justru menjadi sebuah tantangan bagi Michelle, lantaran ia harus berdamai dengan sesajen tersebut agar prosesi syuting dengan latar tempat yang sesuai skenario bisa terlaksana dengan baik.
Pengalaman tersebut menjadi tonggak penting dalam debutnya di genre horor, sekaligus memberi nuansa baru dalam perjalanan kariernya di industri film.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube RJL 5 - Fajar Aditya