Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 12:20 WIB

Kisah Mistis Kembaran Dari Dunia Lain, Dia Berwujud Bayangan yang Tidak Pernah Lahir

Author

Ilustrasi Kembaran Dari Dunia Lain. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah dengar kisah mistis kembaran hilang atau anak kecil yang punya “teman imajiner”. 

Tapi apa jadinya kalau teman itu ternyata mirip banget sama diri kita sendiri? Bukan sekadar mirip, tapi benar-benar seperti kembaran yang tak pernah lahir.

Itu yang dialamin Yaya, bocah asal Jambi yang hidupnya berubah gara-gara satu sosok kecil yang muncul diam-diam dari sudut rumah.

Yuk simak kisah mistis kembaran dari dunia lain dilansir dari YouTube @Prasodjo Muhammad selengkapnya!

Baca juga: Kisah Mistis Patak Setan di Warung Sego Megono: Ada Misteri di Balik Hidangan Legendaris

Awal Kejanggalan Sejak Lahir

Cerita ini berawal dari momen kelahiran Yaya di tahun 2007. Dia lahir pada tanggal cantik yaitu 7-7-2007, tepat jam 12 siang.

Uniknya, dari hasil USG, dokter bilang ibunya hamil anak kembar. Semua data, semua hasil USG jelas menunjukkan ada dua janin.

Tapi waktu hari kelahiran tiba, kenyataan berubah total. Yaya lahir dalam kondisi masih terbungkus kantong ketuban, namun bayi kedua tidak pernah muncul.

Tidak ada kontraksi lanjutan, tidak ada plasenta kedua, bahkan perut ibunya langsung kempes dalam hitungan detik.

Dokter dan perawat sampai bingung. Nah yang lebih bikin merinding, bapaknya Yaya sama sekali tidak terlihat kaget, seolah sudah tahu sesuatu.

Sejak itu, keluarga Yaya hidup dengan rasa penasaran, ke mana kembaran itu?

Kecil-Kecil Sudah Punya “Teman”

Sejak usia balita, Yaya sering banget rewel menjelang sore sampai malam. Kadang tantrum tanpa sebab, kadang nangis seperti denger sesuatu yang orang lain nggak denger.

Sampai akhirnya orang tuanya bawa dia ke seorang tetua desa. Dari sana, Yaya diberi kalung berisi rajah, benang merah, hitam, putih, ditambah potongan kulit rusa bertulisan aksara.

Setelah pakai kalung itu, Yaya jauh lebih tenang. Tapi, seperti kata tetua, kalung itu cuma “nahan”, bukan menghilangkan.

Ketika Yaya berusia 7 tahun, dia minta kalung itu dilepas. Ibunya ingat pernah janji bakal ngelepas kalung itu kalau Yaya “udah gede”. Jadilah kalung itu dicopot dan di sinilah semua pintu kejadian aneh mulai kebuka.

Baca juga: Kisah Mistis Ritual Pati Geni di Rumah Warisan Keluarga Suryo

Ilustrasi Kembaran Dari Dunia Lain. (Foto: Freepik @Freepik)

Malam Rabu dan Ayah yang Aneh

Setiap malam Rabu, Yaya merasa rumahnya berubah. Hawanya dingin, sepi, dan dia sering dengar suara-suara dari ruang bermain di lantai dua.

Kadang suara kaset kusut, kadang gumaman, kadang langkah kecil. Sampai suatu malam dia mengintip dan melihat bapaknya sendiri sedang duduk di tengah sesajen sambil komat-kamit.

Ada bunga, kemenyan, ayam potong, dan cahaya remang-remang yang bikin suasana makin nggak wajar.

Yaya kecil nggak ngerti apa-apa. Yang dia tahu, bapaknya memang punya “kebiasaan aneh”.

Sosok Anak di Pesta Ulang Tahun

Di ulang tahunnya yang ke-7, rumah Yaya rame banget. Keluarga, teman sekolah, musik, dekorasi, semua lengkap. 

Tapi di tengah keramaian itu, Yaya melihat seorang anak perempuan berdiri di pojokan ruangan. Diam. Pucat. Matanya kosong. Nah wajahnya sama persis kayak Yaya. Beda satu yaitu alisnya nyatu.

Teman-teman dan keluarga sama sekali nggak melihat sosok itu. Sejak momen itulah, Yaya mulai sadar ada sesuatu yang mengikuti dia.

Ajak Main ke Dunia Lain

Setelah pesta bubar, Yaya naik ke lantai dua untuk ambil boneka. Di ruang main itu, dia menemukan anak kembarannya lagi yang tadi berdiri di pojokan.

Anak itu mengajak main. Mereka main seperti saudara kembar beneran, sampai akhirnya sang “kembaran” naik ke pagar balkon dan berkata, “Ayo sini. Biar kita bisa sama-sama lagi.”

Yaya ikut naik. Namun dia terpeleset. Gelap. Dia terbangun, bukan di dunia nyata. Di depannya ada jasad kecil yang ternyata dirinya sendiri.

Dia melihat semua prosesi kematian, dari keluarga yang menangis sampai tubuhnya sendiri yang dibaringkan.

Yaya mencoba manggil, tapi tak ada yang mendengar. Bahkan ayahnya menangis sambil menatap sudut ruangan, di mana sosok kembaran itu berdiri sambil nyengir.

Lalu dunia berubah. Suara Yasin berganti jeritan. Cahaya merah muncul, bau anyir menyengat, dan Yaya jatuh ke tumpukan jenazah yang cacat dan dimutilasi.

Sampai akhirnya suara besar menggelegar memanggil satu kata “Jaman!” dan semuanya gelap.

Baca juga: Kisah Mistis Tumbal Selasa Kliwon: Misteri Kematian Siti di Sebuah Kampung

Ilustrasi Kembaran Dari Dunia Lain. (Foto: Freepik @Freepik)

Beberapa jam kemudian, Yaya bangun. Orang-orang kaget, takut, syok. Ada yang pingsan, ada yang kabur.

Yaya dianggap “mati suri” bahkan sudah dikafani. Tapi ketika hidup lagi, dia tidak bisa bicara dan tidak bisa mendengar.

Butuh waktu berbulan-bulan sampai akhirnya Yaya pulih fisik. Tapi mentalnya berubah total. Dia mulai cerita ke bapaknya tentang kejadian itu.

Namun sang ayah cuma bilang, “Sudah. Jangan bahas lagi,” dan malam itu pergi dengan wajah tegang.

Besok paginya, tiga rumah makan milik keluarga Yaya kebakaran sekaligus. Di tiga kabupaten berbeda.

Nah sejak hari itu, tidak ada yang berani menduga-duga lagi soal apa sebenarnya yang terjadi dengan kembaran Yaya, kembaran yang seharusnya lahir, tapi entah kenapa dia hidup di tempat lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU