Sabtu, 08 NOVEMBER 2025 • 14:56 WIB

Misteri Koloni Hilang di Roanoke: Beneran Lenyap atau Cuma Ngilang Bareng Suku Lokal?

Author

Ilustrasi Koloni di Roanoke (history.com).

INDOZONE.ID - Oke, jadi bayangin gini. Tahun 1587, ada rombongan orang Inggris — 118 orang total, cowok-cewek sama anak-anak berlayar ke Dunia Baru alias Amerika

Pemimpinnya, John White, bukan tentara, tapi seniman yang juga jadi gubernur koloni itu. Mereka mendarat di Pulau Roanoke, daerah North Carolina sekarang. 

Awalnya sih semangat banget bikin kehidupan baru. Tapi lama-lama, situasi mulai gak bersahabat. 

Persediaan makanan tipis, hubungan sama suku Algonquin tegang, dan musim dingin udah di depan mata.

Akhirnya, John White mutusin buat balik ke Inggris nyari bantuan. 

Masalahnya, dia baru bisa balik lagi tiga tahun kemudian (gara-gara perang di Eropa, bukan ngilang aja). 

Baca juga: Kisah Horor Anak-Anak Bermata Hitam dari Berbagai Tempat yang Bikin Merinding

Pas dia akhirnya nyampe lagi ke Roanoke tanggal 18 Agustus 1590, tempat itu sepi banget. 

Gak ada orang, gak ada tanda-tanda berantem, cuma dua hal yang ditinggal: tulisan “CRO” di pohon, sama “CROATOAN” di pagar kayu. 

Itu doang. Sejak saat itu, orang-orang mulai nyebut mereka The Lost Colony of Roanoke — koloni yang “hilang tanpa jejak”.

Petunjuk Baru Setelah Ratusan Tahun

Lompat ke tahun 2025. Tiba-tiba, para arkeolog nemuin sesuatu di Hatteras Island, alias dulu disebut Pulau Croatoan. 

Mereka nemuin tumpukan kecil serpihan besi sisa hasil kerjaan pandai besi alias blacksmith. 

Baca juga: Misteri Alas Roban, Jalur Legendaris yang Penuh Sejarah dan Misteri di Jawa Tengah

Nah, ini menarik banget, soalnya suku asli setempat gak dikenal suka bikin-bikin barang dari logam. 

Artinya apa? Bisa jadi, sisa besi itu buatan koloni Roanoke yang mungkin pindah ke sana dan hidup bareng suku Croatoan.

Sejarawan Kathleen DuVal bilang, teori itu masuk akal. Katanya, “Penduduk Croatoan gak bikin bengkel besi, jadi kemungkinan besar ya itu sisa kerjaan para kolonis.” 

Mungkin mereka ngulang-ulangin logam yang udah mereka punya biar bisa dijadiin barang baru. Kayak akal-akalan bertahan hidup aja gitu.

Waktu dulu John White mau ninggalin koloni, dia udah bikin perjanjian sama warganya: kalau mereka harus pergi, mereka harus ninggalin tanda tempat tujuan di sekitar perkemahan. 

Baca juga: Kisah Mistis: Kutukan Keris dari Curug Angker Jawa Barat yang Mengubah Hidup

Terus kalau pergi karena bahaya, harus dikasih simbol tambahan di atasnya.

Nah, di kasus ini, tulisan “CROATOAN” gak ada tanda bahaya. Jadi kemungkinan besar mereka cabut dengan tenang, bukan panik karena diserang. 

Bahkan White sendiri yakin banget mereka pindah ke sana. Dia sempet mau berlayar ke Pulau Croatoan buat nyusul mereka, tapi ya nasib — badai gede nyerang, dan dia gak pernah sampai.

Masuk Akal Kalau Mereka Gabung Sama Suku Lokal

Kalau dipikir-pikir, mereka emang gak bakal bisa bertahan hidup sendirian di Roanoke. 

Tanahnya gak cocok buat nanem apapun, sementara suku-suku di sekitar sana bisa nanem jagung dan punya sumber makanan lebih stabil. 

Baca juga: Rahasia Pulau Seram Maluku: Dari Legenda Sampai Teori Konspirasi

Jadi, kemungkinan paling logis ya mereka gabung sama penduduk lokal buat tetap hidup.

Menurut DuVal, itu skenario paling make sense. Katanya, “Kalau gak gabung sama suku asli, mereka udah kelaparan dari dulu.”

Meski teori ini kedengarannya keren dan logis, gak semua sejarawan percaya. 

Whitney Leeson, profesor dari Roanoke College, bilang kalau buktinya masih terlalu tipis. 

Katanya, kalau emang ada pandai besi di situ, harusnya ada sisa lain kayak arang atau batu sisa lelehan logam (slag). Tapi itu gak ditemukan.

Sementara Charles Ewen dari East Carolina University punya teori lain. 

Menurut dia, bisa aja serpihan besi itu nyampe ke sana lewat perdagangan atau kapal yang lewat, bukan karena orang Inggris tinggal di situ. 

Baca juga: Misteri dan Legenda Kota Padang: Pantai, Gunung, dan Cerita-cerita Ngeri

Lagian, penelitian ini juga belum masuk jurnal ilmiah, jadi belum bisa dibilang “fix” banget.

Petunjuk Kecil di Misteri Besar

Jadi, serpihan besi itu mungkin bukan bukti final, tapi tetep aja jadi petunjuk kecil yang bikin misteri ini makin seru. 

Udah ratusan tahun orang nyari jawabannya, dan setiap temuan baru selalu bikin penasaran.

Apakah koloni Roanoke bener-bener lenyap begitu aja? Atau mereka cuma milih hidup baru, jauh dari dunia lama mereka — di tengah suku yang ngebuka pintu dan nolong mereka bertahan hidup? 

Sampai sekarang, gak ada yang tau pasti. Tapi satu hal jelas: misteri ini belum selesai. Dan mungkin, itu yang bikin kisah Roanoke tetap hidup sampai sekarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: History.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU