INDOZONE.ID - Di balik jabatan kecil sekalipun, ternyata ada orang yang rela melakukan apa saja, bahkan sampai berurusan dengan hal gaib.
Kisah mistis ini datang dari sebuah desa kawasan Madura, tentang seorang pemuda bernama Aji yang nekat mencari jalan pintas demi ambisi jadi Ketua RT.
Bukan lewat kampanye sehat, melainkan dengan susuk besi kuning dari seorang dukun bernama Ki Gembrong.
Apa yang awalnya terlihat sebagai jalan menuju kekuasaan, justru berubah jadi mimpi buruk penuh teror.
Yuk simak kisah mistis susuk besi kuning dilansir dari YouTube @OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Ajian Wesi Kuning: Ilmu Sakti Prabu Minak Jinggo yang Bisa Bikin Kulit Seperti Baja
Perjalanan Malam ke Hutan Angker
Malam itu, Aji dan sahabatnya, Parno, berkendara menembus hutan lebat. Tujuan mereka cuma satu yaitu menemui Ki Gembrong, dukun yang katanya bisa membantu orang meraih kuasa lewat jalan mistis.
Udara dingin, suara ayam hutan berkokok di tengah malam, dan bau kemenyan menyambut langkah mereka.
Gubuk reot di tengah hutan jadi saksi awal mula cerita ini. Di sana, Ki Gembrong sudah menunggu, duduk bersila ditemani asap kemenyan yang pekat.
“Kalau mau kekuasaan, harus ada harga yang dibayar,” begitu kata Ki Gembrong dengan tatapan tajam.
Ritual Susuk Besi Kuning
Tanpa banyak basa-basi, Ki Gembrong menunjukkan mangkuk tanah liat berisi tiga butir susuk berkilau kekuningan dan sebuah jarum panjang. Ritual pun dimulai.
Dengan gemetar, Aji membaringkan kepalanya. Jarum itu menembus pipinya, memasukkan susuk satu per satu hingga menyatu dengan dagingnya. Darah mengalir, tapi rasa sakit hilang seketika.
“Hati-hati dengan pantangannya. Jangan pernah makan sate langsung dari tusuknya,” pesan Ki Gembrong.
Parno jelas ketakutan. Tapi Aji sudah bulat tekadnya. Baginya, susuk itu tiket menuju kekuasaan.
Karisma Berubah Jadi Teror
Selang tujuh hari setelah ritual, Aji benar-benar berubah. Saat kampanye terakhir, pidatonya bikin ratusan warga desa terdiam serentak.
Bahkan pesaing utamanya, Pak Karso, pucat pasi dan nyaris pingsan hanya karena menatap Aji.
Kemenangan telak pun diraih. Hampir semua suara warga jatuh ke tangan Aji. Ia resmi jadi RT baru.
Namun, keganjilan mulai terasa. Warga tak lagi menatap Aji dengan kagum, melainkan dengan rasa takut.
Setiap kali bicara, mereka langsung menunduk, seolah ada kekuatan yang memaksa.
Parno mulai resah, “Mereka bukan respek sama kamu, Ji. Mereka takut.” Tapi, Aji menepis merasa inilah kekuatan yang dicari seumur hidup.
Baca juga: Pesugihan Kembang Kantil: saat Susuk Kecantikan Menuntut Tumbal
Efek Samping Mengerikan
Semakin hari, tubuh Aji menunjukkan tanda-tanda aneh. Pipi kanannya, tempat susuk ditanam, muncul bintik hitam dan kerutan, membuatnya terlihat menua puluhan tahun hanya dalam semalam.
Nah yang lebih menyeramkan, siapa pun yang menentangnya tiba-tiba jatuh sakit. Dari warga biasa sampai lawan politik, satu per satu tumbang tanpa sebab jelas.
Parno yakin ini efek samping susuk. Tapi, Aji menolak kembali pada Ki Gembrong untuk mencabutnya.
“Kekuatan ini milikku sekarang,” katanya penuh ambisi.
Pantangan Terlanggar
Hingga suatu malam, di pesta syukuran kemenangan, bencana itu datang. Aji tanpa sadar menggigit sate langsung dari tusuknya, pantangan yang jelas dilarang Ki Gembrong.
Sekejap tubuhnya kejang-kejang, wajahnya membusuk, bintik hitam menyebar cepat, dan teriakan kesakitannya menggema di ruangan. Para tamu panik, sebagian lari ketakutan.
Di tengah kepanikan, suara tawa Ki Gembrong terdengar entah dari mana. “Pantangan telah dilanggar. Sekarang bayarlah harganya.”
Ambisi Jadi Petaka
Aji akhirnya roboh di lantai, tubuhnya bergetar hebat, dan matanya berubah mengerikan seperti mata ular. Warga desa yakin, malam itu Aji sudah bukan lagi manusia biasa.
Parno hanya bisa menangis menyaksikan sahabatnya hancur perlahan. Ambisi Aji jadi RT memang tercapai, tapi harga yang harus dibayar terlalu besar.
Kisah susuk besi kuning ini jadi pengingat bahwa kekuasaan tanpa dasar yang tulus, apalagi lewat jalan mistis, selalu menuntut korban. Karena setiap kekuatan yang bukan dari Tuhan, pasti ada harga yang harus dibayar.
Baca juga: Ajian Lampah Lumpuh Brama Kumbara, Ilmu Mistis 10 Tingkat yang Bikin Lawan Tak Berkutik
Kisah mistis susuk besi kuning di desa ini, menyebar jadi legenda menyeramkan.
Warga percaya, siapa pun yang mencoba jalan pintas lewat susuk atau pesugihan akan berakhir dengan petaka.
Nah, sampai hari ini, masih ada yang mengaku mendengar tawa Ki Gembrong di tengah hutan, seakan menunggu orang berikutnya yang nekat mencari kuasa dengan cara serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube