Kisah Carl Tanzler, cerita cinta paling gila di Jerman (The Irish Sun)
INDOZONE.ID - Kisah Carl Tanzler adalah salah satu cerita cinta paling gila dan menyeramkan yang pernah ada.
Tanzler, seorang radiolog Jerman, jatuh cinta pada seorang wanita muda bernama Maria Elena Milagro de Hoyos.
Namun, kisah ini tidak berakhir bahagia. Sebaliknya, Tanzler hidup bersama mayat bertopeng Maria Elena selama tujuh tahun.
Carl Tanzler dan Maria Elena (All That's Interesting)
Carl Tanzler, yang lahir pada tahun 1877 di Jerman, pindah ke Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Di Key West, Florida, ia bekerja sebagai teknisi radiologi di sebuah rumah sakit militer.
Pada tahun 1930, hidupnya berubah ketika ia bertemu Maria Elena Milagro de Hoyos, seorang wanita muda berusia 21 tahun yang didiagnosis menderita tuberkulosis.
Baca Juga: Mengenal Point Nemo: Titik Terisolasi di Bumi yang Jauh dari Segala Daratan
Tuberkulosis pada masa itu adalah penyakit yang sering berakibat fatal, dan Maria Elena pun tidak terkecuali. Namun, bagi Tanzler, Maria Elena bukan sekadar pasien biasa.
Ia meyakini bahwa Maria Elena adalah cinta sejatinya, bahkan mengklaim bahwa ia telah bermimpi tentang wanita ini bertahun-tahun sebelumnya.
Setelah Maria Elena meninggal, Tanzler tidak bisa menerima kenyataan itu. Selama hampir dua tahun, ia mengunjungi makamnya setiap hari. Namun, rasa cintanya berubah menjadi obsesi yang semakin aneh.
Pada tahun 1933, Tanzler mengambil keputusan gila, ia mencuri jenazah Maria Elena dari makamnya dan membawanya ke rumahnya.
Di rumah, Tanzler merawat mayat Maria Elena dengan cara yang mengerikan. Dia mengikat tulangnya dengan kawat. Tanzler bahkan membuat topeng dari lilin untuk menutupi wajah Maria Elena yang rusak.
Selama tujuh tahun, dia hidup bersama jenazah ini, memperlakukan mayat seolah-olah Maria Elena masih hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium.com