Ilustrasi Rumah Terkutuk. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Niat awal Bagas dan Dimas sebenarnya sederhana. Dua pemuda perantau dari desa yang sama ini hanya ingin mencari rezeki di perkebunan karet di seberang pulau.
Informasi lowongan kerja dari seorang mandor bernama Pak Bima terdengar menjanjikan.
Mereka tak menyangka, perjalanan merantau yang penuh harapan itu justru berubah menjadi pengalaman paling kelam dalam hidup mereka.
Perjalanan menuju tempat kerja bukan perkara mudah. Tiga jam naik feri ekonomi dengan panas menyengat, lalu disambung perjalanan darat berganti-ganti angkutan umum.
Lelah, lengket oleh bau laut, tapi semangat mereka masih utuh. Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah rumah panggung tua, tempat tinggal sementara yang disiapkan Pak Bima.
Yuk simak kisah mistis rumah terkutuk dilansir dari YouTube @OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Mayat Perempuan Bahu Laweyan: Ada. Duka, Mitos, dan Luka yang Tak Pernah Selesai
Rumah itu berdiri di area yang terlalu sepi. Pohon-pohon besar menaunginya, membuat suasana lembap dan gelap bahkan di siang hari.
Pagar kawat berkarat mengelilinginya, seolah membatasi rumah itu dari dunia luar. Sejak pertama datang, Bagas sudah merasa ada yang janggal, apalagi melihat Pak Bima yang terlihat gelisah dan buru-buru pergi tanpa banyak penjelasan.
Malam pertama mereka lalui dengan perasaan tidak nyaman. Bau aneh seperti tanah basah dan hawa berat menyelimuti kamar.
Bagas mencoba berpikir logis, sementara Dimas justru menertawakan ketakutannya. Baginya, rumah tua hanyalah rumah tua, tidak lebih.
Keesokan harinya, kejanggalan makin terasa. Seorang warga yang mengantar bahan makanan terlihat ketakutan saat tahu mereka tinggal di rumah itu.
Disusul peringatan dari bapak tua di jalan dan kepala tukang di kebun. Semuanya mengatakan hal yang sama yaitu "Pindahlah, jangan tinggal di rumah itu!"
Bagas mulai yakin ada sesuatu yang disembunyikan. Dimas masih bersikeras menganggap semuanya hanya cerita yang dibesar-besarkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube