INDOZONE.ID - Pernahkah kamu melihat mobil diangkat saat proses pencucian atau perbaikan di bengkel? Kendaraan yang beratnya mencapai ratusan kilogram bahkan lebih itu dapat terangkat dengan mudah menggunakan alat bernama pompa hidrolik.
Menariknya, alat tersebut bekerja hanya dengan memanfaatkan tekanan pada fluida, seperti minyak hidrolik.
Secara ilmiah, cara kerja sistem ini merupakan salah satu contoh penerapan Hukum Pascal, yang menjelaskan bagaimana tekanan pada zat cair dapat diteruskan secara merata ke segala arah.
Pada artikel ini akan dibahas pengertian Hukum Pascal, rumus yang digunakan, serta berbagai contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penjelasannya berikut ini.
Baca juga: Bunyi Hukum Archimedes: Mengapa Kapal Baja Bisa Mengapung di Laut?
Bagaimana Bunyi Hukum Pascal?
Pompa hidrolik bekerja berdasarkan prinsip Hukum Pascal yang diperkenalkan oleh Blaise Pascal.
Hukum ini menjelaskan bahwa tekanan yang diberikan pada fluida di dalam ruang tertutup akan diteruskan secara merata ke seluruh bagian fluida.
Prinsip tersebut berlaku pada fluida, yaitu zat yang dapat mengalir, seperti cairan maupun gas, meskipun penerapannya lebih banyak ditemukan pada zat cair.
Alat yang Prinsip Kerjanya Berdasarkan Hukum Pascal
Penerapan Hukum Pascal dapat ditemukan pada berbagai peralatan yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dongkrak hidrolik, pompa hidrolik, dan rem hidrolik.
Alat-alat tersebut memanfaatkan prinsip penyebaran tekanan pada fluida untuk menghasilkan gaya yang lebih besar. Berikut penjelasan singkat mengenai cara kerjanya.
Dongkrak Hidrolik
Dongkrak hidrolik merupakan alat yang digunakan untuk mengangkat beban berat dengan gaya yang relatif kecil. Alat ini terdiri atas dua silinder yang memiliki ukuran berbeda dan dihubungkan oleh fluida.
Saat tekanan diberikan pada silinder kecil, tekanan tersebut akan diteruskan ke silinder yang lebih besar sehingga menghasilkan gaya angkat yang lebih kuat.
Berkat prinsip Hukum Pascal ini, dongkrak hidrolik mampu mengangkat kendaraan atau beban berat lainnya dengan lebih mudah.
Alat Pengangkat Mobil (Pompa Hidrolik)
Pompa hidrolik atau alat pengangkat mobil juga bekerja dengan memanfaatkan prinsip Hukum Pascal.
Cara kerjanya dimulai ketika udara bertekanan tinggi dimasukkan ke dalam sistem sehingga menghasilkan tekanan yang besar.
Tekanan tersebut kemudian diteruskan melalui fluida, biasanya berupa minyak hidrolik, menuju piston yang berukuran lebih besar.
Karena tekanan disebarkan secara merata, piston besar mampu menghasilkan gaya angkat yang jauh lebih kuat, sehingga kendaraan dapat terangkat dengan mudah meskipun gaya awal yang diberikan relatif kecil.
Rem Hidrolik
Rem hidrolik merupakan salah satu contoh penerapan Hukum Pascal yang banyak digunakan pada sepeda maupun kendaraan bermotor.
Baca juga: Fakta Tentang Vaquuita; Lumba-lumba yang Terancam Punah, Rentan dengan 'Bunyi-bunyian' di Laut
Sistem ini terdiri atas tuas atau pedal rem, silinder master, minyak rem, dan kaliper atau penjepit rem.
Ketika rem ditekan, tekanan yang dihasilkan akan diteruskan oleh minyak rem ke seluruh sistem secara merata melalui silinder rem.
Tekanan tersebut kemudian menggerakkan kaliper untuk menjepit piringan atau roda sehingga menghasilkan gaya gesek yang mampu memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan.
Karena luas piston pada silinder rem lebih besar daripada piston pada silinder master, gaya yang dihasilkan menjadi lebih besar sehingga proses pengereman dapat berlangsung lebih efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Di Media Sosial