Selasa, 10 DESEMBER 2024 • 08:00 WIB

Kisah Estonia, dari Bayang-Bayang Uni Soviet hingga Jadi Negara Merdeka dengan Teknologi Maju

Author

Negara Estonia.

INDOZONE.ID - Berbicara tentang Uni Soviet, tentu kita pasti langsung teringat deretan negara-negara yang dulu tergabung dalam naungan nama tersebut.

Dari negara-negara yang memiliki akhiran 'tan', seperti Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan, Tajikistan, hingga dua negara yang saat ini masih jadi perbincangan hangat akibat sedang berperang, Ukraina, Rusia.

Tentunya jika kita menggali lagi bagaimana keadaan negeri-negeri pecahan Uni Soviet di zaman ini, tidak hanya negara-negara tersebut yang menarik untuk dibahas.

Baca Juga: Liciknya Uni Soviet: Gertak Musuh dengan Kapal Perang Super yang Ternyata Cuma Propaganda

Pasalnya ada satu negara pecahan Uni Soviet lainnya, yang selayaknya sangat menarik untuk diperbincangkan karena kemajuan teknologinya yang pesat, yaitu Estonia!

Estonia adalah negeri yang terletak di tepi Laut Baltik di Eropa Utara. Bersama dengan 2 negara yang juga merupakan pecahan Uni Soviet, Latvia dan Lithuania, 3 negara ini mendapat istilah Negara Baltik, karena letak dari 3 negara ini yang berada di wilayah Laut Baltik.

Estonia, yang berhasil mendapatkan kemerdekaannya secara penuh pada 20 Agustus 1991, setelah selama periode tahun 1940-1991 berada di bawah bayang-bayang Pemerintahan Uni Soviet, berhasil mengalami perubahan yang pesat dengan menjelma menjadi negara yang adidaya dalam bidang teknologi Informasi.

Tiger Leap dan e-Estonia

Semua berawal dari tahun 1990-an atau pasca kemerdekaan Estonia dari Uni Soviet. Pemerintah Estonia langsung bergerak cepat untuk segera move-on dari bayang-bayang Uni Soviet, dengan berinvestasi untuk kemajuan dunia teknologi negeri ini, dengan tujuan mengejar ketertinggalan dari dunia barat.

Singkat cerita, terbentuklah proyek Tiger Leap, atau dalam bahasa Estonia yaitu Tiigrihuppe, sebuah proyek yang dirilis sekitar tahun 1996-1997, dengan tujuan perluasan akses internet yang pesat dan investasi besar-besaran dalam literasi komputer.

Hasil dari proyek ini ngga main-main. Pada tahun 2000, negeri Baltik ini sukses menjadi negara pertama yang menyatakan akses internet adalah salah satu Hak Asasi Manusia, serta berhasil merilis sistem e-governemnt yang sangat canggih di tahun yang sama, yang dinamakan e-Estonia.

Ilustrasi internet. (Freepik)

e-Estonia ini memudahkan Warga Estonia untuk mengakses berbagai layanan pemerintah seperti e-tax, i-voting, e-health, e-business, e-school. Saat ini, 99 persen layanan pemerintah Estonia sudah berjalan secara online.

e-Estonia juga menyediakan layanan e-residency, dimana layanan ini dapat membuat orang dari luar Estonia bisa mengakses layanan digital e-Estonia layaknya orang-orang Estonia sendiri.

Bahkan saat ini, sudah ada sekitar ribuan perusahaan non Estonia terlah terdaftar sebagai pengguna e-resident saat ini.

Estonia juga sudah menyediakan hotspot wifi gratis di berbagai tempat umum sejak tahun 2001, dan sejak 2002, Estonia mewajibkan warganya untuk memiliki kartu identitas digital untuk keperluan administrasi yang dilakukan secara daring.

Saat ini 99 persen warga Estonia sudah memiliki Kartu Identitas Digital, dan 70 persen diantaranya menggunakannya untuk mengakses lebih dari 2,600 layanan negara secara daring.

Selain layanan-layanan pemerintah, kemajuan teknologi Estonia juga berdampak pada dunia startup negeri ini, di mana Estonia berhasil menjadi salah satu pusat startup di Eropa.

Skype, yang diciptakan di negeri ini pada tahun 2003, adalah salah satu bentuk keberhasilan negeri ini di dunia startup.

Kemajuan dunia TI Estonia membuat negeri ini menduduki posisi 6 pada indeks Pemerintah Digital OECD (Organization for Economic Coopeartion and Development), dari 33 negara OCED yang berpatisipasi, dan mendapatkan skor 74,2 persen, diatas rata-rata skor OECD yang berada pada angka 60,5 persen.

Kunci Keberhasilan

Berani bereksperimen, belajar dari kesalahan, dan kolaborasi kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan Estonia, yang berangkat dari bayang-bayang Uni Soviet selama 51 tahun lamanya, hingga menjadi negara dengan kemajuan TI yang sangat luar biasa.

Baca Juga: Aeroflot Flight 5143: Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan dalam Sejarah Uni Soviet dan Uzbekistan

Tentu perjalanan Estonia ini dapat menjadi inspirasi banyak negara, termasuk juga Indonesia, untuk semakin memajukan dunia TI dalam menghadapi zaman yang semakin berkembang ini.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cvcheck.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU