Kamis, 13 APRIL 2023 • 16:07 WIB

5 Pelaku Kejahatan Good Looking yang Disanjung dan Dibela Netizen, Nomor 4 Paling Geger

Author

Kolase foto pelaku kejahatan berwajah tampan dan cantik. (Twitter/luna20010315/YouTube/Denver7/ ANTARA FOTO/Fauzan)

Penjahat sudah sepantasnya mendapat hukuman dan dijauhi masyarakat. Tapi, beberapa orang ini malah dipuja-puja usai melakukan tindakan kriminal.

Alih-alih dihujat, mereka malah mendapat sanjuangan dari netizen. Alasannya tentu saja karena ketampanan atau wajah cantik yang mereka miliki.

5 Pelaku Kejahatan Good Looking

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah deretan pekau kejahatan  yang dibela oleh netizen hanya karena memiliki paras yang menawan. Seketika perilaku kejinya terlupakan karena good looking. Siapa saja mereka?

1. Cameron Herrin

Cameron Herrin. (Istimewa)

Cameron Herrin, pria berusia 21 tahun berhasil mengumpulkan simpati dari netizen dunia, termasuk Indonesia karena ketampanannya.

Padahal Herrin melakukan tindak kriminalitas yang cukup berat, yakni balapan liarnya di Tampa, Florida hingga membunuh seorang ibu dan anak.

Peristiwa yang terjadi pada tahun 2018 tersebut bermula saat Cameron melakukan balapan liar di jalan umum di Tampa, Florida.

Nahas, saat melajukan kendaraannya dengan kecepatan 100 km/jam, Cameron menabrak seorang ibu bernama Jessica Reisinger-Raubenolt dan putrinya, Lilia Raubenolt yang masih berusia 1 tahun. 

Cameron pun mengakui perbuatannya dan disidang tiga tahun, setelah kecelakaan tragis tersebut. Ia dijatuhi hukuman selama 24 tahun 3 bulan penjara. Hukuman ini jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan keluarga korban, yakni 30 tahun penjara.

Mirisnya, wajah tampannya membuat banyak waeganet bersimpati. Mereka memuji tindakan Cameron yang mau bertanggung jawab terhadap perbuatannya.

Baca juga: Heboh Syarat Masuk Prodi Universitas Harus 'Good Looking', Jadi Perdebatan Netizen

2. Isabella Guzman

sabella Guzman. (YouTube/Denver7)

Isabella Guzman, wanita cantik yang menikam ibunya sebanyak 79 kali justru dibela netizen karena berwajah imut. 

Sosoknya bahkan sempat viral di Twitter lantaran begitu menawan saat memakai pakaian khas terdakwa berwarna oranye.

Isabella sendiri berasal dari Colorado, Amerika Serikat. Ia melakukan aksi kejinya saat berusia 18 tahun pada 2013. Dalam persidangan, ayahnya bersaksi bahwa Isabella sempat mengirimkan e-mail ancaman kepada sang ibu. 

Sebelum akhirnya pada suatu malam, saat ibunya tengah berada di kamar mandi, Isabella menyusul dan menguncinya dari dalam. Isabella pun menikam ibunya sebanyak 79 kali.

Namun, kesaksian pengadilan mengatakan ditemukan 151 tusukan di wajah, leher dan tubuh perempuan berusia 47 tahun itu. Atas aksinya Isabella pun ditangkap dan ditahan sampai sidang di pengadilan berlangsung.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Isabella dinyatakan tidak bersalah atas perbuatannya karena mengalami kesehatan mental schizophrenia. Ia pun akhirnya dirawat di rumah sakit jiwa dan terbebas dari hukuman.

3. Victoria Mendoza

Victoria Mendoza. (Standard.net)

Pada tahun 2018, Victoria Ashley Mendoza dinyatakan bersalah karena membunuh pasangannya, Tawnee Marie Baird. Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Victoria terbukti menikam Baird sebanyak 46 kali hingga tewas di jalan raya di Weber County, Utah, AS pada Oktober 2014.

Persidangan terhadapnya digelar pada November 2015 dengan vonis hukuman penjara seumur hidup tanpa keringanan hukuman.  Meskipun saat itu pengacara Victoria menjelaskan bahwa memang ada masalah hubungan di antara kliennya dan Tony.

Namun, kesaksian itu sama sekali tidak mengubah keputusan hakim yang menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup.

Di awal tahun 2021, wajah menawan Victoria membuatnya populer di TikTok. Banyak netizen yang membelanya dan mengaku jatuh cinta dengan wajah cantik Victoria.

4. Bharada E Alias Richard Eliezer

Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Kasus kematian Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat  yang bergulir sejak akhir tahun 2022 lalu telah menggegerkan masyarakat Indonesia.

Sejumlah polisi ditetapkan sebagai tersangka atas kematian Brigadir J yang mencurigakan. Ferdy Sambo hingga Bharada E alias Richard Eliezer menjadi sosok yang paling disorot.

Ferdy Sambo yang merupakan atasan Brigadir J terbukti melakukan pembunuhan berencana dan menjadi otak utama pembunuhan tersebut. Kini dia telah divonis mati setelah bandingnya ditolak.

Sementara itu, Bharada E yang berperan sebagai eksekutor di kasus pembunuhan berencana tersebut dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara.

Menariknya, selama proses persidangan berlangsung, banyak netizen, khususnya kaum hawa yang salfok alias salah fokus dengan paras tampan polisi muda tersebut.

Bahkan, selama persidangan para wanita pendukung Bharada E tidak melewatkan persidangan.

Bahkan, di persidangan sempat ada sekumpulan wanita pendukung Bharada E mengenakan kaos bertuliskan Eliezer's Angels.

Sekadar informasi, adapun hal yang meringankan hukuman Bharada E dari tuntutan 12 tahun penjara yaitu, keluarga Brigadir J telah memaafkan Bharada E.

Di persidangan, Bharada E juga mengakui dan menyesali perbuatannya.

Kemudian hal lainnya yang meringankan adalah katena Bharada E mau bekerja sama mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dengan menjadi justice collabolator.

5. Jeremy Meeks

Jeremy Meeks. (MSN.com)

Pada tahun 2014, Jeremy Meeks ditangkap oleh Departemen Kepolisian Stockton di California, AS karena kepemilikan senjata ilegal.

Jeremy yang ditangkap bersama tiga pria lainnya didenda $1,05 juta. Untuk menutupi biaya itu, ibu dan saudara perempuan Jeremy bahkan harus memulai donasi GoFundMe. Mereka berhasil mengumpulkan uang dan membebaskan Jeremy.

Baca juga: Momen Mahasiswa Gondrong Dipangkas Dosen Supaya Bisa Ikut Ujian, Harus Good Looking?

Namun, setahun kemudian, Jeremy kembali terlibat dengan polisi. Dia ditangkap atas tuduhan penyelundupan senjata ilegal dan dipaksa menjalani hukuman 27 bulan penjara.

Namun karena kelakuan baiknya di penjara, hukuman Jeremy dikurangi menjadi hanya 13 bulan. Pada Maret 2016, Jeremy dibebaskan bersyarat.

Saat itu, Jeremy Meeks langsung menjadi perbincangan netizen. Fotonya sebagai salah satu terdakwa yang diunggah ke akun Facebook Departemen Kepolisian Stockton bahkan mengumpulkan 95.000 suka, 24.000 komentar, dan 1,1 komentar hanya dalam waktu 24 jam. 

Alasannya karena wajah Jeremy yang dinilai terlalu tampan untuk menjadi penjahat. Hingga setelah dibebaskan dari penjara, sebuah perusahaan pialang pun mau mempekerjakannya sebagai model sampai saat ini.

Artikel Menarik Lainnya: 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU