Selasa, 20 DESEMBER 2022 • 21:00 WIB

Koin Perak Yahudi yang Sangat Langka Ditemukan di Yerusalem, Dicetak di Masa Pemberontakan

Author

Koin perak setengah syikal berusia 1.950 tahun ditemukan di Yerusalem (Tal Rogovski/Hebrew University of Jerusalem)

Para arkeolog dari Hebrew University menemukan kumpulan koin perak Yahudi yang sangat langka di Yerusalem. Koin-koin itu termasuk koin setengah syikal yang sangat langka, dari periode Pemberontakan Besar (66-70 M).

Syikal adalah ukuran timbangan di Timur Tengah pada zaman Alkitab sebesar 11,4 gram. Biasanya dipakai untuk ukuran jumlah uang. Koin itu ditemukan di daerah Ophel, sebelah selatan situs suci Kota Tua Yerusalem tempat berdirinya Masjid al Aqsa.

“Ini adalah koin ketiga dari jenis ini yang ditemukan dalam penggalian di Yerusalem, dan salah satu dari sedikit koin yang pernah ditemukan dalam penggalian arkeologi,” kata Profesor Uzi Leibner dan rekannya dari Hebrew University seperti yang dikutip dari Sci-New, Selasa (20/12/2022).

Profesor Uzi Leibner menjelaskan selama Pemberontakan Besar melawan Roma, orang Yahudi di Yerusalem mencetak koin perunggu dan perak.

Baca juga: Arkeolog Temukan 'Jejak Kaki Hantu' di Dataran Gurun Utah, Tak Kasat Mata!

Sebagian besar koin perak itu menampilkan piala di satu sisi, dengan tulisan Ibrani kuno di atasnya yang mencatat tahun Pemberontakan.

"Tergantung pada denominasinya, koin-koin itu juga menyertakan tulisan di sekitar perbatasan yang mencatat, syikal, setengah syikal atau seperempat syikal," sambungnya.

Situs arkeologi Ophel (Sasson Tiram)

"Sisi lain dari koin ini memamerkan cabang dengan tiga buah delima, dikelilingi oleh tulisan dalam tulisan Ibrani kuno yaitu 'Yerusalem Suci',” ungkapnya. 

Adapun para arkeolog menambahkan, sepanjang era Romawi, otoritas untuk memproduksi koin perak hanya dimiliki oleh kaisar.

Baca juga: Para Arkeolog Turki Berhasil Temukan Sekitar 600 Keping Koin Perak Romawi Kuno

Koin setengah syikal tersebut biasanya digunakan untuk membayar pajak setengah syikal ke Kuil dan disumbangkan setiap tahun oleh setiap pria dewasa Yahudi untuk membantu menutupi biaya ibadah.

“Sampai Pemberontakan, biasanya membayar pajak setengah syikal menggunakan koin perak berkualitas baik yang dicetak di Tirus di Lebanon, yang dikenal sebagai 'syik Tyrean' atau 'setengah syikal Tyre',” beber seorang ahli numismatik dan kurator Paviliun Numismatik Kadman di Museum Eretz, Tel Aviv, Yoav Farhi.

 

 

 

Artikel Menarik Lainnya: 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU