Kamis, 13 OKTOBER 2022 • 19:30 WIB

Malangnya Nasib Perawan Vestal, Dihormati tapi Dihukum Mati Jika Bercanda

Author

Ilustrasi Perawan Vesta di zaman Romawi Kuno (Debramaymacleod)

Di masa Romawi ada satu kuil yang sangat terpelihara yaitu Kuil Vesta yang berada di tepi timur Forum. Kuil ini menjadi tempat pemujaan Vesta, salah satu dewa terpenting di Roma Kuno dengan pendetanya Vestal Virgin atau Perawan Vesta. 

Perawan Vesta menjalani kehidupan yang luar biasa. Pada usia 6 atau 7 tahun, mereka dipilih untuk menjadi imam dan disumpah untuk melajang selama 30 tahun.

Namun di balik fasilitas dan penghormatan untuknya, mereka harus menjalani serangkaian aturan hidup yang sangat ketat.

Dikutip dari Througheternity, Perawan Vestal dipilih dari keluarga bangsawan dan diberikan hak yang lebih istimewa dibanding wanita lain di Roma Kuno.

Mereka dapat memiliki properti, memilih, dan menulis surat wasiat. Mereka memiliki kursi terbaik di permainan umum, bahkan memiliki kekuatan untuk membebaskan tahanan dan budak yang dihukum.

Baca juga: Dijuluki Ratu Perawan, Ini Alasan Mengapa Queen Elizabeth I Tidak Pernah Menikah

Tetapi terlepas dari kekuatan dan hak istimewa yang diberikan kepada Perawan Vestal, mereka masih hidup dalam masyarakat patriarki yang mengendalikan semua aspek kehidupan.

Hukuman Perawan Vesta

Ilustrasi Perawan Vesta di zaman Romawi Kuno (Debramaymacleod)

Sebagai pendeta, tugas utama Perawan Vesta adalah menjaga api suci di Kuil Vesta, menjaga api tetap menyala, dan tidak membiarkan api padam.

Pasalnya api padam diyakini menyebabkan nasib buruk bagi Roma, dan nasib buruk bagi pendeta yang bertanggung jawab, yang akan ditelanjangi dan dipukuli oleh imam kepala sebagai hukuman.

Selain itu, mereka juga harus menjaga keperawanan. Jika melakukan hubungan seks maka akan dihukum cambuk atau rajam sampai mati.

Bahkan Tarquinius Priscus, raja kelima Roma punya hukuman sendiri untuk pelanggaran aturan ini. Para Vestal Virgin yang tidak lagi perawan harus dikubur hidup-hidup.

Baca juga: Syarat Menjadi Perawan Vesta: Perempuan Harus Benar-Benar Suci dan Terjaga dari Nafsu

Hukuman ini juga berlaku jika mereka kedapatan bercanda. Seorang Perawan Vestal bernama Postumia menjadi yang diadili karena salah berpakaian dan membuat lelucon. 

Perilaku mencurigakan ini pun memicu peringatan dari imam kepala untuk berhenti membuat lelucon dan berpakaian di masa depan dengan lebih memperhatikan kesucian dan keanggunan.

Jika para Perawan Vestal bertahan selama 30 tahun, maka mereka dihadiahi pensiun yang nyaman dan izin untuk menikah. Tetapi kebanyakan wanita memilih untuk tidak melakukannya. Mereka tetap dihormati sebagai anggota masyarakat sampai kematian mereka. 
 

 

 


Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU