Misi NASA dalam rangka mengirimkan manusia ke Bulan di tahun mendatang sudah cukup rampung. Pasalnya sudah ditentukan target lokasi pendaratan manusia saat nantinya tiba dan menginjakkan kaki ke Bulan.
Dalam siaran persnya, NASA mengumumkan jika program Artemis nantinya akan mendarat di wilayah kutub selatan Bulan yang kemungkinan akan dilaksanakan antara tahun 2025 dan 2028 mendatang.
Baca Juga: Foto-foto Perjalanan Manusia ke Bulan Milik NASA Diperbaiki: Luar Biasa Indah!
Alasan lokasi tersebut menjadi target pendaratan lantaran menurut NASA kutub selatan Bulan cukup menarik karena Matahari melayang di dekat cakrawala.
Pengamatan ini didapati dari posisi Bulan sendiri, di mana Bulan memiliki kemiringan sumbu yang lantai kawah tumbukannya yang cekung dan tidak pernah terlihat sinar Matahari dan berada dalam bayangan abadi.
Di lokasi ini, tentunya akan mudah terbentuknya es yang akan menyublim dan dengan sangat cepat berubah menjadi gas di ruang hampa. Potensi kehadiran es ini akan dimanfaatkan oleh para astronot sebagai sumber kehidupan di Bulan nantinya.
Sumber kehadiran es ini nantinya mampu digunakan oelh astronot untuk mada depan mereka dalam bekal konsumsi, perisai radiasi, atau sebagai propelan roket.
Akan tetapi, dengan bantuan kecerdasan buatan, tim telah berhasil menggunakan data ini secara efisien sehingga area yang sebelumnya gelap menjadi terlihat.
Setelah menganalisis gambar tersebut, tim menentukan bahwa tidak ada air es yang terlihat di area gelap Bulan ini meskipun keberadaannya telah dibuktikan oleh instrumen lain.
Temuan studi ini tentunya memiliki implikasi langsung untuk misi masa depan, termasuk Misi Mesin Intuitif 2, yang akan dilakukan secara komersial oleh start-up.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: