Jumat, 04 FEBRUARI 2022 • 09:49 WIB

Pernah Ngerasa Ngga,Kalau Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat daripada Saat Berangkat?

Author

Ilustrasi waktu di perjalanan. (pixabay)

Memasuki weekend, kamu sudah merencanakan bakal bepergian kemana nih bersama keluarga? Tentu hal ini terlintas di pikiran kita untuk selalu berwisata atau hanya sekedar melepas penat bersama orang-orang terkasih.

Namun, pernahkah kamu merasa setiap bepergian perjalanan menuju lokasi wisata terasa sangat lama. Coba bandingkan dengan waktu saat kamu pulang, pasti akan terasa lebih cepat dari sebelumnya. Sebenarnya apa sih yang terjadi?

Menjawab fenomena tersebut, para ahli menjabarkan bahwa terdapat beberapa hal yang menyebabkan perjalanan pulang terasa lebih cepat dibanding saat pergi, yang dikutip dari Livescience.

Baca Juga: Hanya Dalam Waktu 20 Menit, Kurangi Stres dengan Cara Ini

Ilustrasi perjalanan. (Pixabay)

Efek Kappa

Efek kappa dalam disiplin ilmu psikologi dan neurosains adalah efek dimana perjalanan memang akan terasa lebih cepat daripada saat berangkat. Efek ini membuat seseorang merasakan perbedaan waktu yang signifikan akan perjalanannya ke suatu tempat yang padahal jarak yang ditempuh adalah sama.

Hal ini ternyata disebabkan oleh otak yang mendapatkan respon serta cara kerja dalam menafsirkan waktu, khususnya terkait jangka waktu aktivitas seseorang.

Penafsiran otak terhadap waktu

Nah, jika tadi efek kappa disebabkan oleh penafsiran otak terhadap waktu lantaran otak memiliki kemampuan untuk menjaga diri kita was-was pada suatu hal yang baru. Termasuk pada tempat tujuan baru yang belum kita kunjungi.

Karena otak membuat kita lebih waspada, maka perjalanan berangkat akan terasa lebih lama. Hal ini lah yang menyebabkan kita merasa waktu berjalan begitu lambat lantaran kita masih meraba tempat yang akan di datangi.

Sementara saat kondisi pulang, otak sudah lebih relaks dan tingkat kewaspadaan semakin hilang yang membuat kita merasa nyaman dan lega ketika perjalanan pulang.

Otak akan cenderung mengabaikan setiap bagian dari perjalanan pulang, karena otak sudah mengenali lingkungan sekitar pada saat perjalanan berangkat sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU