Senin, 20 DESEMBER 2021 • 22:35 WIB

Melirik Flagship Bvlgari di Shanghai, Karya Seni Indah yang Dibuat dari Daur Ulang Botol

Author

Keindahan dari toko perhiasan BVLGARI di Shanghai. (Photo/MVRDV)

Sebuah pelaksanaan arsitektur dan perancangan kota yang berbasis di Rotterdam, Belanda, yakni MVRDV belakangan ini mencuri perhatian dari hasil karyanya.

Biro arsitektur itu berhasil membuat keindahan yang menakjubkan dengan memanfaatkan pecahan botol sampanye. Strategi itu digunakan untuk menghias bangunan Flagship Bvlgari yang terletak di Shanghai.

Dibuat dari Pecahan Sampanye Daur Ulang

(Photo/MVRDV)

 

MVRDV melengkapi fasad bercahaya untuk bangunana tersebut sebagai perayaan strategi desain melingkar. Panel kaca itu dibuat menggunakan botol sampanye daur ulang dan terbungkus dalam bingkai kuningan.

Projek tersebut mengambil pengaruh termasuk dari motif toko Bvlgari asli di Roma, bersama dengan sejarah seni Deco yang kaya dan banyak untuk memperlihatkan ciri khas Shanghai.

Kaca hijau daur ulang tersebut juga menunjukkan kualitas seperti batu giok, sebuah penghormatan terhadap warisan Kota China. Motif tersebut benar-benar dianggap menakjubkan dan memanjakan mata.

Menghubungkan Bvlgari dan Shanghai

(Photo/MVRDV)

 

Toko perhiasan itu terletak di Shanghai Plaza 66 yang fasadnya menandai ketiga kemitraan berkelanjutan, yakni antara MVRDV, merek perhiasan mewah asal Italia - Bvlgari dan kota Shanghai.

Projek tersebut menggunakan motif visual yang terinspirasi oleh portal dan Cornice Butik Asli pertama Bvlgari di Roma via Dei Condotti, sekaligus mengadopsi identitas visual yang dapat dikenali yang sekarang mendefinisikan tokonya di seluruh dunia.

Terinspirasi dari Sejarah Seni Deco

(Photo/MVRDV)

 

Motif Cornice diterjemahkan ke dalam panel berlapis yang membentuk pola yang terinspirasi karya seni Deco. Karya seni Deco adalah tema yang sama-sama dimiliki Shanghai dan Bvlgari.

Status kota Cina sebagai pelabuhan utama yang menghubungkan timur dan barat pada awal abad ke-20 menghasilkan tradisi yang kaya dalam gaya arsitektur ini, sementara koleksi dekorasi Bvlgari mencirikan perhiasannya pada periode yang sama.

Baca juga: Slootmotor, Sepeda Motor Berbahan Bakar Metana yang Diperoleh dari Rawa-rawa

Referensi Lintas Budaya

 

Fasadnya menggunakan material perhiasan dengan panel yang menyerupai batu paling berharga di Cina, giok. Hasilnya adalah desain yang kompleks, dengan lapisan demi lapisan referensi lintas budaya — arsitektur seni Deco dengan kualitas seperti perhiasan, menggabungkan yang terbaik dari budaya Timur dan Barat.

Proses Fabrikasi

(Photo/MVRDV)

 

MVRDV membuat panel fasad Bvlgari Shanghai dari kaca hijau terkompresi, efek material unik yang menciptakan hasil akhir yang tembus cahaya.

Pada malam hari, lampu latar di belakang panel memberikan cahaya yang menakjubkan pada fasad, menyoroti kualitas tekstur kaca yang unik. Kaca sepenuhnya didaur ulang, diproduksi di Pabrik Magna di Teutschenthal, Jerman, yang mengkhususkan diri dalam perawatan kaca.

Proyeksi Bahan Daur Ulang

(Photo/MVRDV)

 

Proyek ini menunjukkan potensi bahan daur ulang yang berkelanjutan, bahkan dalam konteks mewah, dan mengambil satu langkah menuju tujuan MVRDV dan Bvlgari untuk desain toko yang dibangun menggunakan 100% bahan ekonomi sirkular.

Sementara itu lampu latar direkayasa untuk meminimalkan jejak energi fasad, menggunakan kurang dari setengah energi dari instalasi sejenis yang biasa.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU