Rabu, 10 NOVEMBER 2021 • 10:34 WIB

Peneliti Berhasil Temukan Fosil Homo naledi di Lorong Gua Rising Star, Afrika Selatan!

Author

Penemuan tengkorak di gua Rising Star di Afrika Selatan. (photo/Dok. Live Science via Wits University)

Sudah terdapat banyak sekali penemuan fosil nenek moyang manusia dan manusia purba yang berhasil ditemukan manusia. Dimulai dari penemuan fosil Neanderthal hingga dengan fosil manusia Homo Sapiens. 

Terbaru, peneliti menemukan fosil nenek moyang dari manusia yang diperkirakan berusia 240 ribu tahun. Penemuan fosil tersebut dilakukan di lorong Gua Rising Star yang sempit di Afrika Selatan. Di mana, peneliti dilaporkan berhasil menemukan tengkorak anak Homo naledi yang sudah terfragmentasi yang mereka sebut dengan 'Leti'. 

'Leti' sendiri merupakan kependekan dari 'Letimela' atau yang berarti 'Yang Hilang', yang berasal dari bahasa Setswana di Afrika Selatan. Mengutip Live Science, Leti mungkin hidup di antara 335 ribu dan 241 ribu tahun yang lalu. 

Penemuan fragmen fosil sekitar 24 orang Homo naledi yang ditemukan di Gua Afrika Selatan sejak 2013 lalu, ketika fosil pertama ditemukan di tempat yang sekarang dikenal sebagai Kamer Dinaledi. Melihat hal itu, anggota tim eksplorasi Maropeng Ramalepa memberi komentarnya. 

"Tengkorak kecil Leti ditemukan berserakan berkeping-keping di rak batu kapur sekitar 80 cm di atas lantai gua. Tempat itu berada di lorong sempit di antara jaring laba-laba," ungkapnya. 

Hanya saja, sampai saat ini para ilmuwan belum bisa menjelaskan bagaimana tengkorak kecil itu bisa berada di dalam gua yang kecil dengan lebar hampir 15 cm itu. Peneliti pun menduga bahwa fosil itu merupakan bukti penguburan yang disengaja. 

Mereka juga menemukan bahwa tidak ada bukti hewan membawa tulang Homo naledi ke dalam gua, sebab tidak ditemukan adanya bekas gigitan atau bukti pemangsaan. Bahkan, tulang-tulang itu tampaknya telah ditempatkan di dalam gua dan tidak dicuci. Ini dikarenakan tidak ditemukan adanya campuran sedimen atau puing lainnya. 

Selain itu, peneliti juga berhasil menemukan tulang-tulang dan gigi yang ditemukan selama menjelajahi lorong-lorong sempit yang berliku-liku di sekitar Kamar Dinaledi. Bahkan, mereka menemukan lebih banyak fosil saat berada di labirin bawah tanah. 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU