Selasa, 02 JUNI 2020 • 12:00 WIB

Mitti Attar, Parfum Aroma Hujan dari India

Author

Ilustrasi hujan. (sourabhkrishna806)

Aroma alami yang tercium saat hujan jatuh ke bumi sungguh menenangkan dan menyenangkan. 

Aroma yang disebut petrikor ini dicetuskan pada tahun 1964 oleh dua peneliti yaitu Isabel Joy Bear  dan Roderick G. Thomas. 

Petrikor ini berasal dari senyawa kimia yang harum, beberapa diproduksi oleh tanaman, yang lain diproduksi oleh bakteri yang hidup di tanah. 

Bakteri yang hidup di tanah ini lah yang melepaskan senyawa yang disebut geosmin, dengan aroma yang sangat sensitif bagi hidung manusia. 

Aroma ini menginspirasi pembuatan parfum beraroma hujan oleh masyarakat lokal Kannauj di Uttar Pradesh, India. 

Produk ini bernama 'mitti attar' yang berarti parfum bumi. Mitti attar dibuat dari batu bata kering dan air kolam yang dimasukkan ke dalam tungku. 

Setelah itu tong ditutup tanah liat dan dipanaskan selama berjam-jam hingga aromanya keluar dari tanah liat. Bagaimana berminat membeli parfum aroma hujan?

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU