Museum Fatahillah. (Wikipedia)
Kamu yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, pasti tidak asing dengan Museum Fatahillah. Museum yang penuh sejarah ini selalu ramai oleh pengunjung.
Tak sedikit pula pasangan yang memilih ngedate bareng pasangan ke Museum Fatahillah. Namun, pasangan kekasih berusia 23 tahun sempat mengalami kejadian horor saat ngedate di Museum Fatahillah.
Pengalaman horor yang dialami pasangan muda tersebut diceritakan uang dalam TikTok fatiaaaaa4_, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Fakta-fakta Museum Dirgantara Yogyakarta: Menelusuri Sejarah Penerbangan di Indonesia
Pasangan yang bernama Agung dan Fia menutuskan untuk ngedate ke Museum Fatahillah setelah mencari rekomendasi di TikTok.
Keduanya mengunjungi Museum Fatahillah pertengahan tahun 2022 lalu, dan memilih hari Kamis karena menghindari keramaian.
"Jam 1 siang, Agung dan Fia sampai di Museum Fatahillah, Agung beli tiket masuk untuk dua orang. Dan mulailah mereka masuk ke museum," bunyi cerita yang dibagikan akun TikTok @fatiaaaaa4_.
Fia sendiri belum pernah ke museum, berkunjung ke Museum Fatahillah bersama Agung akan jadi pengalaman pertamanya.
Setelah masuk, pasangan itu menyusuri semua ruangan yang ada di museum itu sambil becanda-canda. Tapi ada satu momen di mana mereka ngobrol serius di jendela, sambil melihat ke arah luar.
Saat ngobrolin hubungan mereka, Agung dan Fia tiba-tiba berantam, karena Fia ketahuan chat sama cowok tanpa sepengetahuan Agung.
Mengetahui hal itu, Agung marah ke Fia, dia bahkan bicara dengan nada tinggi. Sampai kata-kata kasar pun dikeluarkan Agung.
Fia saat itu hanya bisa nangis dan minta maaf ke Agung, dan menjelaskan laki-laki yang ngechat Fia bukan selingkuhannya. Fia bahkan jarang merespons chat laki-laki itu.
Tapi Agung tidak percaya dengan alasan Fia, dia terus memarahi pacarnya dengan suara kencang saat berada di dalam museum.
Hal aneh kemudian mulai terjadi, di mana kuping Agung ada yang memegangnya. Dia sempat menuduh Fia yang melakukan hal tersebut, padahal jelas Fia berada di depannya.
Karena merasa ada hal aneh di dalam museum, Agung kemudian mengajak Fia untuk menyelesaikan masalah mereka.
Mereka pun ke bawah dengan menuruni anak tangga, tapi saat menuruni tangga terakhir Agung jatuh. Lagi-lagi Fia jadi sasarannya, padahal jelas Fia tidak mendorong pacarnya itu.
Agung dan Fia pun sempat berdebat ditangga tersebut, namun tiba-tiba ada suara 'sstt'. Tapi waktu dilihat sekeliling tidak ada apa-apa. Mereka pun jalan cepat menuju keluar dan memilih duduk di dekat penjara bawah tanah.
Di situ mereka masih membahas masalah perselingkuhan Fia. Agung yang masih emosi bahkan sampai menampar Fia, sementar Fia hanya bisa menangis.
Karena tidak tahan dengan perlakuan Agung, Fia ke toilet. Sementara Agung masih duduk di bawah pohon sambil nelpon temannya. Saat itu juga Agung mendengarkan suara bisikan, tapi ketika dilihat sekelilingnya tidak ada orang di sana.
Agung kemudian mencari sumber suara tersebut, dan ternyata suara itu berasal dari dalam ruangan yang ada tulisan 'penjara bawah tanah'.
Agung yang penasaran terus mencari suara di dalam penjara bawah tanah tersebut. Di dalam itu Agung melihat ada laki-laki kepala botak, duduk dipojokan penjara.
Baca juga: Asiknya Ngabuburit Seru Naik Perahu di Pantai Alam Indah Kota Tegal, Ada Museum Bahari
Agung bahkan sempat bertanya kepada pria botak itu, namuan pria itu hanya diam. Agung pun semakin mendekati pria itu. Tapi apa yang terjadi? Pria itu justru meneriaki Agung dan memintanya untuk pulang.
Agung yang ketakutan lari keluar dari penjara bawah tanah tersebut, dia pun mencari Fia dan mengajaknya pulang.
Tapi saat menuju jalan pulang, Agung meresa ada yang ngikuti dia. Dia pun menelpon Fia agar ada yang menemani dia. Tapi saat nelpon Fia, yang angkat telpon suara laki-laki yang dia lihat di museum.
Sesampainya di rumah pun Agung mengalami kejadian aneh, di mana adiknya yang berada di luar kota, tiba-tiba ada di rumah.
Agung yang diikuti makhuk gaib, diduga karena berisik dan mengucapkan kata-kata tidak sopan saat berada di museum.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: