Katherine Knight adalah pembunuh berdarah dingin yang menghabisi nyawa suaminya sendiri, John Charles Thomas Price, pada 29 Februari 2000, melansir dari All That Interisting, Jumat (10/2/2023). Dia membunuh sang suami dengan menusuk sang suami menggunakan pisau daging yang ditusukkan sebanyak 37 kali!
John bukanlah pasangan pertama Katherine Knight. Dia merupakan pasangan keempat wanita kelahiran 24 Oktober 1955, di Tenterfield, Australia itu yang mendapatkan tiga putri dan seorang putra dari hubungan sebelumnya.
Sementara itu, saat bersua Katherine Knight, John telah memiliki dua anak yang lebih tua. Katherine Knight dan John pun mulai tinggal bersama pada 1995 silam.
Katherine Knight, mother of four, with her boyfriend John Price. Three days after this photo was taken she killed him, stabbed Price to death, skinned him then put his skin on a meat hook and cooked his head and parts of his body with the intention of feeding them to his children pic.twitter.com/wgzxwu5zTK
— We Like To Learn (@WeLikeToLearn) November 20, 2018
Baca Juga: Polisi Pembunuh Sopir Taksi Online di Depok Sering Berkasus, Ini Daftarnya
Namun, seperti hubungan-hubungan sebelumnya yang tidak berjalan mulus dan dipenuhi kekerasan, Katherine Knight dan John sering bertengkar. Semua berawal dari Katherine Knight yang meminta mereka menikah.
Katherine Knight bahkan tega menjebak John, yang bekerja sebagai penambang, sehingga dianggap mencuri barang dari kantornya, lalu dipecat. John marah sehingga mengusirnya, tetapi mereka bersatu kembali beberapa bulan setelahnya.
Saat kembali bersama, kekerasan yang dilakukan Katherine Knight makin meningkat. Pada Februari 2000, pertengakaran di antara pasangan itu meningkat hingga wanita, yang bekerja di rumah potong hewat itu, hendak menikam dada John.
John mulai mengkhawatirkan keselamatannya. Dia pun berbicara kepada sang rekan kerja, bahwa dirinya dibunuh jika mendadak hilang.
Ketakukan John menjadi kenyataan pada 29 Februari 2000. Setelah pulang ke rumahnya di Hunter Valley dan tidur, John dibangunkan oleh Katherine Knight untuk berhubungan badan sebelum kembali tertidur.
Saat John tidur, Katherine Knight menusukkan pisau daging ke tubuhnya sebanyak 37 kali. John disebut sempat bangun saat itu terjadi, tetapi tidak bisa melawan.
Setelah John meninggal dunia, Katherine Knight membawa jenazahnya ke bawah. Katherine Knight memenggal kepala John, lalu memotong beberapa tubuh sang suami dan mengulitinya. Tubuh John pun digantung di pengait yang ada di ruang tamu seperti daging hewan ternak.
Katherine Knight lalu memasak potongan tubuh John dengan kentang, labu, bit, zucchini, kubis, labu, dan saus. Dia membuat hidangan untuk dirinya sendiri meski setengah masakannya dibuang karena diduga dia tidak mampu menghabiskannya.
Usai itu, Katherine Knight berbaring di samping jenazah John yang tidak utuh. Katherine Knight meminum sejumlah obat sebelum tertidur di samping jenazah John.
John, yang meninggal dunia, jelas tidak masuk ke kantor. Sang rekan kerja pun curiga karena pernah mendapatkan pesan dari John sebelumnya.
Rekan kerja itu mendatangi rumah John, lalu menemukan banyak hal mengerikan. Sang rekan kerja pun melaporkan kepada polisi yang mengecek rumah itu, lalu menemukan kepala John di dalam panci dengan banyak sayuran.
Polisi pun menemukan dua piring penuh dengan label nama. Polisi menyadari, bahwa Katherine Knight berencana memberi makan anak-anaknya dengan daging sang suami.
Baca Juga: Oknum Anggotanya Bunuh Sopir di Depok, Densus 88 Buka Suara!
Atas kejahatannya yang mengerikan, Katherine Knight dihukum penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Dia menjadi wanita Australia pertama yang menerima hukuman tersebut. Meski menolak mengakui kejahatannya, Dia kini menjalani hukuman seumur hidup di Pusat Pemasyarakatan Wanita Silverwater.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: