Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 09 NOVEMBER 2022 • 13:57 WIB

Ternyata Helikopter Puma SA 330 Masih Ada, Sangat Berjasa Saat Operasi Seroja 1978

Ternyata Helikopter Puma SA 330 Masih Ada, Sangat Berjasa Saat Operasi Seroja 1978Gagahnya helikopter Puma SA 330 (Z Creators/Hasan Syamsuri)

Helikopter Puma SA 330 yang bernilai sejarah bagi bangsa Indonesia, ternyata disimpan di Museum Angkut Plus Movie Stars Studio, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu, Jawa Timur. Helikopter tersebut menjadi penghuni istimewa di zona Runaway 27.

Helikopter Puma SA 330 memiliki bentuk bodi yang sangat besar, karena itu sering dijuluki "Helikopter Gajah". Memiliki berat maksimum 7,4 ton, Puma SA 330 merupakan helikopter bermesin ganda dengan kecepatan maksimum 257 kilometer per jam.

Helikopter bersejarah bagi Indonesia (Z Creators/Hasan Syamsuri)

Memiliki kecepatan jelajah hingga 248 kilometer per jam, jangkauan jelajah pesawat ini bisa mencapai 580 km dengan posisi menanjak 7,1 meter per detik. Ketinggian terbang Puma SA 330 mencapai 4.800 meter, dan dari segi bobot muatan yang bisa diangkut hingga 3 ton dengan personil 16 orang.

Bagi bangsa Indonesia, pesawat legendaris ini bukan hanya bernilai sejarah. Namun juga banyak berjasa karena sudah beroperasi selama tiga dekade. Salah satu operasi militer yang pernah menggunakan helikopter gajah ini adalah Operasi Seroja di wilayah Timor-Timur pada 1978.

Helikopter Puma SA 330 pesawat serbaguna (Z Creators/Hasan Syamsuri)

Saat itu, pesawat ini dipakai untuk memburu Nicolau Dos Reis Lobato, Presiden Frente Revolucionária de Timor-Leste Independente (Fretilin), kelompok separatis di Timor-Timur. Perburuan Lobato dilakukan oleh batalyon Parikesit yang merupakan gabungan pasukan elite dari Kopassus, Marinir dan Kopasgat.

Penanggung jawab zona Runaway 27, Glenn Sumendap, mengatakan, helikopter Puma SA 330 adalah pesawat serbaguna. Bahkan saat ini ada yang dimodifikasi menjadi salah satu pesawat kepresidenan, yang biasanya digunakan presiden untuk memantau wilayah terdampak bencana dan lainnya.

Glenn berharap keberadaan pesawat helikopter Puma SA 330 di Museum Angkut ini bisa menjadi media pembelajaran atau edukasi bagi para wisatawan. Baik edukasi terkait sejarah perjuangan bangsa ini, maupun terkait sejarah dari pesawat itu sendiri.

Artikel Menarik Lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ternyata Helikopter Puma SA 330 Masih Ada, Sangat Berjasa Saat Operasi Seroja 1978

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!