Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 24 MARET 2022 • 20:21 WIB

Kisah Seorang Pria Ukraina Melarikan Diri Tepat Waktu ke Polandia Berkat Bitcoin

Kisah Seorang Pria Ukraina Melarikan Diri Tepat Waktu ke Polandia Berkat BitcoinIlustrasi bitcoin. (Photo/Ilustrasi/Unsplash)

INDOZONE.ID - Invasi Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina telah memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dengan harapan menemukan perlindungan di negara-negara tetangga.

Pemerintah Ukraina bahkan mendesak orang untuk menyumbang cryptocurrency mereka sebagai angkatan bersenjatanya dan juga berencana untuk mengungkap koleksi NFT yang akan menggambarkan peristiwa invasi Rusia di Ukraina.

Seorang pria berusia 20 tahun dengan nama samaran "Fadey" dilaporkan berhasil melarikan diri dari Ukraina dan mendarat di Polandia dengan 40% dari tabungan hidupnya di Bitcoin pada drive USB.

Fadey mengatakan kepada CNBC bahwa ketika realisasi melarikan diri dari Ukraina menghantamnya, dia tidak dapat menarik uang tunai dari ATM karena antriannya sangat panjang.

"Aku tidak bisa menunggu selama itu," ungkapnya.

Baca juga: Arkeolog Temukan Jalur Kereta Api Bawah Tanah Kuno Tempat Korban Perbudakan Melarikan Diri

Jadi apa yang dia lakukan? Dia melakukan pertukaran peer-to-peer (P2P) dengan seorang teman di mana dia menukarkan tabungan bitcoin senilai $600 (Rp8,6 juta) untuk zloty, mata uang nasional Polandia.

Fadey kemudian menggunakan uang itu untuk membayar bus melintasi perbatasan, tempat tidur asrama untuk dirinya dan pacarnya, dan beberapa makanan.

Namun, dia hampir melewatkan kesempatannya. Hanya dua jam setelah Fadey memasuki Polandia, Ukraina memutuskan untuk menutup perbatasannya bagi semua pria yang cukup umur untuk berperang.

Dalam stik USB, Fadey mengklaim memiliki 40% dari seluruh tabungan hidupnya yang berjumlah $2.000 (Rp28,7 juta) dalam bentuk bitcoin.

"Saya hanya bisa menulis frase benih saya di selembar kertas dan membawanya bersama saya," katanya.
Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Ukraina dan Menteri Transformasi Digital, Mykhailo Fedorov, telah berjanji untuk merilis token non-sepadan (NFT) untuk membantu negara mengumpulkan lebih banyak sumber daya untuk membantu angkatan bersenjatanya yang saat ini memerangi Rusia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kisah Seorang Pria Ukraina Melarikan Diri Tepat Waktu ke Polandia Berkat Bitcoin

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!