Mengantuk. (photo/Ilustrasi/Pexels/cottonbro)
Makan merupakan salah satu hal yang wajib kamu lakukan untuk mendapatkan energi, agar selalu tampil maksimal ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Tetapi, mungkin sebagian dari kamu pernah mengalami rasa kantuk ketika selesai makan.
Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut ini penjelasan yang kamu harus ketahui. Rasa kantuk yang dihasilkan setelah makan adalah hal yang wajar. Ini dikarenakan ketika makanan sudah masuk ke dalam perut, maka tubuh akan mengolah makanan tersebut jadi bahan bakar atau glukosa untuk sistem pencernaan.
Selain itu, tubuh juga akan menghasilkan sejumlah hormon, seperti dengan olesistokinin, glukagon, dan amylin yang memberikan respons bahwa tubuh sudah kenyang. Selain itu, tubuh juga menghasilkan hormon serotonin yang akan memicu terjadinya rasa kantuk.
Selain dari proses pencernaan dan faktor dari hormon, memang ada sejumlah makanan yang diklaim dapat memicu rasa kantuk pada seseorang. Biasanya, makanan itu adalah makanan yang kaya akan kandungan asam amino triptofan yang ditemukan di kedelai, telur, keju, tahu, dan ikan.
Jadi, ketika kamu merasakan ngantuk setelah makan adalah hal yang wajar. Tidak wajarnya adalah kamu merasakan kantuk setiap saat setelah makan. Jika kamu mengalami ini, disarankan untuk lakukan pemeriksaan ke dokter, karena dicurigai terdapat penyakit yang ada di balik masalah tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: