Billie Jean King yang menangkan turnamen melawan pria. (history.com)
Pada tanggal 20 September 1973, dalam pertandingan tenis antar gender yang dipublikasikan secara luas, pemain kelas atas wanita Billie Jean King, mampu mengalahkan Bobby Riggs, mantan pemain nomor satu pria pada saat itu.
Riggs yang meninggal di tahun 1995, seorang chauvinis pernah membuat sebuah bualan jika wanita adalah makhluk yang lebih rendah dibanding pria. Wanita tidak dapat menangani tekanan permainan dan bahkan pada usianya 55 tahun, ia bisa mengalahkan pemain wanita mana pun.
Pertandingan tersebut mendapatkan sorotan dari media besar pada kala itu dan disaksikan secara langsung oleh lebih dari 30.000 penonton di Houston Astrodome dan oleh 50 juta penonton TV lainnya di seluruh dunia.
Prestasi King ini dianggap tidak hanya membantu melegitimasi petenis profesional wanita dan atlet wanita, tetapi juga sebagai kemenangan bagi hak-hak wanita secara umum.
Baca Juga: Mengenal Algor Mortis, Istilah Forensik Penurunan Suhu Tubuh Mayat
King sendiri lahir sebagai Billie Jean Moffitt pada 22 November 1943, di Long Beach, California. Ia merupakan pemain softball ternama sebelum orang tuanya mendorongnya untuk mencoba olahraga tenis yang dianggap lebih anggun.
Ia menjadi salah satu atlet yang unggul dalam olahraga tersebut, hingga pada tahun 1961 dimana usianya masih 17 tahun, ia mengikui pertandingan pertamanya di Wimbledon dan memenangkan gelar ganda putri.
Pada tahun 1973, AS mengadakan sebuah turnamen tenis terbesar pertama kali yang membagikan jumlah hadiah uang yang sama kepada pemenang dari kedua jenis kelamin.
King pun berhasil menjuarai turnamen tersebut dan dianggap sebagai salah satu pelopor penaik hak dna martabat wanita di mata dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: