Great Barrier Reef. (photo/Dok. Wikipedia)
Great Barier Reef di Australia memang terkenal dengan terumbu karangnya yang besar-besar dan cantik. Tapi, ada temuan karang baru di sana yang diidentifikasi peneliti sebagai karang terlebar dan salah satu yang tertua di Great Barrier Reef.
Adam Smith, ahli ekologi karang dari James Cook University, bersama dengan dua rekannya jelaskan temuan mereka itu pada sebuah tulisan yangk terbit di The Conversation pada 20 Agustus 2021. Sehari sebelumnya, pada 19 Agustus 2021, laporan penelitian ilmiah mereka atas karang raksasa itu juga telah diterbitkan di jurnal Scientific Reports.
Dalam artikel The Conversation, mereka jelaskan bahwa para perenang yang sedang snorkeling di Great Barrier Reef tidak sengaja menemukan karang besar itu. Karang itu diklaim berusia lebih dari 400 tahun dan diperkirakan telah bertahan dari 80 badai besar, banyak peristiwa pemutihan karang, dan ancaman lainnya selama berabad-abad.
"Tim kami mengamati struktur hemispherical itu, yang terdiri dari hewan-hewan laut kecil dan kalsium karbonat, dan menemukan bahwa itu adalah karang terlebar di Great Barrier Reef, dan salah satu yang tertua," jelas mereka.
Karang besar itu ditemukan di lepas pantai Goolboodi, bagian dari Kelompok Pulau Palm di Queensland. Orang-orang Manbarra, para penjaga tradisional wilayah itu, mengatakan struktur karang itu sebagai Muga Dhambi, yang berarti "karang besar".
"Kami melakukan tinjauan literatur dan berkonsultasi dengan para ilmuwan lain untuk membandingkan ukuran, usia, dan kesehatan struktur itu dengan (struktur karang) yang lain di Great Barrier Reef dan di dunia internasional," kata Smith dan rekan-rekannya.
"Kami mengukur struktur itu setinggi 5,3 meter dan lebar 10,4 meter. Ini membuatnya lebih lebar 2,4 meter dari karang Great Barrier Reef terlebar yang sebelumnya diukur oleh para ilmuwan." jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: