Satu keluarga yang terdiri dari tiga orang tewas setelah mengonsumsi ikan buntal hasil pancingan pada Selasa (10/3/2020). Mereka tinggal di Desa Alasbulih, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Ikan buntal tersebut dimasak bumbu santan dan dihidangkan sebagai menu makan.
Di Jepang ikan buntal disebut fugu fish atau ikan fugu. Ikan buntal memiliki perut yang sangat elastis dan mempunyai kemampuan menelan air atau udara dalam jumlah besar.
Ikan ini menjadi salah satu sasaran empuk para predator karena gaya berenangnya yang sangat lambat. Namun, di balik semua itu, ikan buntal memiliki racun neurotoxin tetrodotoxin yang mematikan.
Racun tetrodotoxin 1.200 kali lebih kuat dari racun sianida. Diketahui, satu ikan buntal dapat membunuh 30 manusia.
Di Jepang, ikan buntal merupakan salah satu hidangan lezat dengan harga yang sangat mahal. Ikan ini harus diolah oleh juru masak profesional yang telah terlatih.
Mereka para juru masak, harus memiliki pengalaman kerja bertahun-tahun untuk mengetahui letak organ beracun yang harus dikeluarkan dari ikan tersebut.
Kandungan racun dalam ikan buntal juga bisa meningkat ketika musim birahi tiba. Untuk itu, perlu koki-koki terlatih untuk memasak ikan ini dengan benar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: