Ilustrasi Sisi Misterius Weton Pahing. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, kamu lagi nongkrong santai atau sekadar iseng buka media sosial terus nemu pembahasan soal weton yang katanya punya aura mistis banget?
Buat kamu yang lahir dengan pasaran Pahing, mungkin pernah denger celetukan kalau weton ini punya bawaan yang berat atau sering dikaitkan dengan hal-hal gaib.
Di tengah gempuran tren ramalan bintang atau zodiak, budaya jawa dengan perhitungan wetonnya ternyata masih punya tempat spesial di hati anak muda.
Apalagi, kalau bahasannya sudah menyentuh sisi misteri yang bikin penasaran. Namun, jangan buru-buru parno atau ngerasa bakal sial terus ya.
Dunia perhitungan jawa kuno atau yang sering kita sebut primbon, itu sebenarnya punya filosofi yang sangat dalam dan lebih manusiawi kalau kita mau bedah pelan-pelan.
Berdasarkan insight menarik yang dibagikan oleh akun YouTube/Makna Weton, ada sebuah istilah yang sering bikin orang salah paham, yaitu 'hutang nyawa' di alam gaib bagi para pemilik Weton Pahing.
Terdengar menyeramkan, ya? Padahal kalau kita telusuri lebih jauh, maknanya nggak seseram judulnya kok.
Yuk, kita kupas tuntas biar kamu yang punya weton ini nggak lagi merasa terbebani sama mitos yang beredar!
Baca juga: Weton Pahing dan Energi Api Kehidupan: Bukan Soal Tumbal, Tapi tentang Kendali Diri
Mari kita luruskan dulu satu hal yang paling sering bikin salah persepsi. Istilah hutang nyawa yang sering disebut para sesepuh itu bukan berarti kamu bakal kehilangan nyawa secara fisik atau dihantui kesialan seumur hidup.
Menurut kanal YouTube/Makna Weton, ini adalah sebuah simbol dari ikatan batin atau karma dari perjalanan jiwa di masa lalu.
Dalam pandangan kejawen yang lebih dalam, setiap manusia membawa energi dan tugasnya masing-masing saat lahir ke dunia.
Bagi orang Pahing, istilah ini lebih merujuk pada sebuah janji jiwa atau amanah besar yang harus diselesaikan dalam kehidupan sekarang.
Bisa jadi di masa lalu ada tugas yang belum tuntas, dan sekarang kamu diberi kesempatan lagi buat memperbaikinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube